Tim DVI RS Bhayangkara Palembang Ambil Sampel DNA Keluarga Korban Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 Rute Jakarta – Pontianak

5

BP/IST
Yusrilanita (55) warga Desa Sungai Pinang, Ogan Ilir (OI) yang merupakan  ibu kandung dari Indah Halimah salah satu korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta – Pontianak. Senin (11/) sekitar pukul 09.00  mendatangi rumah sakit  (RS) Bhayangkara Palembang untuk diambil sampel DNA oleh tim Distater Victim Identification (DVI) Rumah Sakit Bhayangkara Palembang.

Palembang, BP

Yusrilanita (55) warga Desa Sungai Pinang, Ogan Ilir (OI) yang merupakan  ibu kandung dari Indah Halimah salah satu korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta – Pontianak. Senin (11/) sekitar pukul 09.00  mendatangi rumah sakit  (RS) Bhayangkara Palembang untuk diambil sampel DNA oleh tim Distater Victim Identification (DVI) Rumah Sakit Bhayangkara Palembang.

Pengambilan DNA ibu korban Yusrilanita bertujuan untuk mencocokan sampel dari korban kecelakaan pesawat yang jatuh di perairan kepulauan seribu yakni Indah Halima Putri.

Baca:  Sumsel Akan Miliki Perda Perpustakaan

Meski terlihat sedih dengan mata berkaca-kaca Yusrilanita tampak tegar dan masih tidak yakin kalau anak perempuannya yang akan berangkat menuju Pontianak menjadi korban dalam kecelakaan tersebut.

Saat menaiki tangga menuju ruang DVI RS Polri M Hasan Palembang, ibu korban sampai di rangkul oleh pihak kepolisian dan keluarganya.

Saat berada di ruangan DVI Rumah Sakit Bhayangkara Palembang Yusrilanita ibu korban langsung ditenangkan oleh pihak kepolisian dari Polda Sumsel.

Baca:  Kapolda Sumsel Kunjungan Ke Banyuasin

Setelah ditenangkan oleh pihak kepolisan, Yusrilanita kemudian akan diambil sampel DNA berupa darah yang nantinya akan dikirimkan ke DVI Polri Jakarta.

Kabid Dokkes Polda Sumsel, Kombes Pol Syamsul Bahar mengatakan pengambilan sampel DNA ini diambil terhadap ibu kandung dari Indah Halima Putri yang merupakan korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182.

Baca:  Covid-19 Sumsel Terus Meningkat, DPRD Sumsel Nilai Masih Belum Maksimal

“Setelah kita ambil sampel dari ibu kandung dari Indah, kita ambil semua data antemortem yang ada terkait data medis, data gigi dan penunjang data antemortem lainnya,” kata Syamsul Bahar.

“Setelah diambil semua data, selanjutnya data akan dikirimkan ke Mabes Polri. Yang paling pokok ambil pemeriksaan DNA nya, semua data yang diambil kita kirimkan ke tim mabes Polri Jakarta,”katanya.#osk