Komisi V DPRD Sumsel Tinjau Pelaksanaan Penundaan Belajar Mengajar di SMAN 3  Unggulan OKI

10

BP/IST
Pimpinan dan anggota Komisi V DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar kunjungan SMA Negeri (SMAN) 3 Unggulan KayuAgung Kabupaten OKI , Rabu (6/1).

Palembang, BP

Pimpinan dan anggota Komisi V DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar kunjungan SMA Negeri (SMAN) 3 Unggulan KayuAgung Kabupaten OKI , Rabu (6/1).

Rombongan di pimpin koordinator Komisi V DPRD Sumsel Muchendi Mahzareki, Ketua Komisi V DPRD Sumsel  Susanto Adjis , Wakil Ketua Mgs Syaiful  Padli dan sejumlah anggota Komisi V DPRD Sumsel.

Menurut Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumsel Mgs Syaiful Padli, kunjungan tersebut dalam rangka menjalankan amanah dan melaporkannya ke publik sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kerja yang dilakukan.

Baca:  6 ASN dan Non ASN DPRD Sumsel Reaktif

“Mengawali awal tahun 2021 , kami bersama rekan-rekan  Komisi V DPRD Sumsel meninjau pelaksanaan Surat Keputusan (SK) Gubernur Sumsel terkait penundaan belajar mengajar mulai dari tingkat PAUD, SD, SMP sampai SMA di Sumsel,” kata politisi PKS ini.

Dan kunjungan yang dilakukan menurutnya dengan mengunjungi SMA Negeri 3 Unggulan KayuAgung Kabupaten OKI.

“Dengan jumlah siswa 512 orang sekolah ini menerapkan sistem asrama untuk sisanya dengan 43 orang guru ( 14 Honorer dan 29 PNS),” katanya.

Baca:  Palembang Tidak Masuk Daftar 102 Zona Hijau Yang Disetujui Jokowi Terapkan New Normal 1 Juni 2020

Selain itu  menurutnya , dengan adanya Pembelajaran Jarak jauh (PJJ) atau Dalam Jaringan (Daring) sangat menyulitkan pihak sekolah  tersebut untuk mentransfer ilmu yang tidak semuanya bisa diberikan secara jarak jauh.

“Banyak kendala yang dihadapi pihak sekolah apalagi sekolah yang termasuk berasrama seperti di SMA 3 unggulan Kayuagung ini.

Semoga Pandemi ini bisa berakhir dan kita  bisa hidup normal seperti semula,” katanya.#osk

Baca:  DPRD Sumsel Dan Pemprov Sumsel Sinergikan Prioritas Pembangunan 2019