Selama 2020, Kejahatan di Palembang Menurun

6


BP/IST
Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji didampingi Waka Polrestabes Palembang, AKBP Andes Purwanti SE MM, Kamis (31/12).

Palembang, BP

5.022 kasus tindak pidana terjadi sepanjang 2020 di Kota Palembang. Jumlah itu mengalami penurunan dari tahun 2019 yang mencapai 5.206 kasus.

“Kejahatan di Palembang secara total mengalami penurunan 184 kasus di Kota Palembang sepanjang 2020,”  kata Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji didampingi Waka Polrestabes Palembang, AKBP Andes Purwanti SE MM, Kamis (31/12).

Menurutnya dari jumlah kasus keseluruhan, pihaknya berhasil menyelesaikan 3.506 kasus atau 70 persen, sedangkan pada 2019 lalu berhasil menyelesaikan 3.215 kasus.

“Untuk penyelesaian kasus mengalami peningkatan sebanyak 291 kasus. “Kami masih ada hutang untuk menyelesaikan perkara ini,” katanya.

Baca:  Diresmikan Gubernur, USS Siap Bersaing di Level Internasional

Selan itu terdapat 4 kejahatan yang menjadi prioritas, karena kejahatan tersebut meresahkan masyarakat. Yakni pencurian dengan pemberatan (Curat), pencurian dengan kekerasan (Curas), pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), penganiayaan berat (Anirat).

“Akan tetapi 4 kasus ini mengalami indeks penurunan, Curat tahun 2020 ada 534 kasus dari tahun sebelumnya 748 kasus, Curas tahun 2020 ada 170 kasus dibanding tahun sebelumnya 253 kasus,” katanya.

Untuk kasus Curanmor, mengalami penurunan juga tahun 2020 ada 353 kasus dan tahun 2019 ada 601 kasus dan untuk kasus penganiayaan berat tahun 2020 ada 408 kasus di banding tahun 2019 ada 521 kasus.

Baca:  Peradi Kota Palembang Siap Dampingi Persoalan Hukum

“Hal ini di dominasi karena sebagian masyarakat Palembang yang terbiasa dengan penggunaan senjata tajam, senjata tajam ini digunakan sebagai alat untuk melakukan Anirat. Dan juga dengan membawa Sajam membuat percaya diri berlebihan sehingga saat terjadi persinggungan akan di gunakan untuk Anirat,” katanya.

Sedangkan untuk kasus narkoba, Anom, menuturkan, pada 2020 terdapat 278 kasus dibanding tahun 2019 ada 239 kasus.

“Untuk kasus narkoba mengalami peningkatan, pengungkapan narkoba bekerjanya lebih kepada peran aktif penindakan kepolisian dan juga kerjasama informasi dari masyarakat. Untuk itu, kami sampaikan terima kasih kepada masyarakat Palembang yang memberikan kontribusi untuk informasi pemberantas narkoba di Kota Palembang,” katanya.

Baca:  Perwakilan Buruh dan Pekerja PT SKB Minta Izin PT Gorby Putra Utama Di Cabut

Untuk kecelakaan Lalu Lintas  (Lantas) sendiri, pada 2020 terdapat 445 perkara, sedangkan pada 2019 ada 653 perkara. “Korban meninggal dunia mengalami penurunan, dari tahun 2019 ada 77 jiwa dan tahun 2020 ada 41 jiwa. Penurunan ini juga berkat peran serta masyarakat yang sadar akan ketertiban dan keselamatan saat ber lalu lintas,” katanya.#osk