Selama 2020, 17 Pelaku Kejahatan Ditembak Mati di Sumsel

5

BP/IST
Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rudi Setiawan SIK SH MH

Palembang, BP

Polda  Sumatera Selatan (Sumsel) dan jajaran mengambil tindakan tegas dan terukur kepada para pelaku tindak pidana 3 C yakni pencurian dengan kekerasan (Curas), pencurian dengan pemberatan (Curat) serta pencurian kendaraan bermotor (Curanmor).

Dari data yang ada, sepanjang 2020 terdapat 17 pelaku yang ditembak mati dengan rincian 14 pelaku kasus 3 C dan 3 orang pelaki narkotika. Dari jumlah itu, Polres Muba paling banyak mengambil tindakan yakni dengan menembak 4 pelaku, disusul Ditreskrimum mengambil tindakan tegas terhadap 3 orang pelaku dan Polrestabes Palembang 2 orang pelaku.

Lalu, Polres OKI tindakan tegas dan terukur kepada 2 orang pelaku, dan Polres Banyuasin, Polres OKU Timur dan Polres PALI masing-masung 1 orang pelaku diberi tindakan tegas dan terukur.

Baca:  Kapolda Perintahkan Gembosi Ban 32 Mobil Polisi

Sedangkan untuk kasus narkoba, Polda Sumsel dan jajaran juga memberikan tindakan tegas dan terukur untuk para bandar serta pengedar. Dimana Polres OKI, Polres Muba, dan Polres OKU Timur masing-masing mengambil tindakan tegas dan terukur terhadap 1 orang pelaku.

Tersangka yang ditembak mati tersebut berdasarkan laporan di kepolisian sudah lebih satu kali melakukan tindak kriminal. Bahkan tersangka tidak segan-segan melukai dan menewaskan korbannya.

Tersangka yang ditembak mati tersebut berdasarkan laporan di kepolisian dan sudah lebih satu kali melakukan tindak kriminal. Bahkan tersangka tidak segan-segan melukai dan menewaskan korbannya.

Baca:  Kapolda Sumsel Serahkan Baju Dinas Terbaru ASN Polri

“Banyak hasil kinerja Polri khususnya Sumsel dalam setahun ini. Untuk menjaga Kamtibmas masih banyak yang dilakukan personil Polda Sumsel dan jajaran selain menangkap dan memberikan tindakan tegas dan terukur,”  kata Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rudi Setiawan SIK SH MH saat menyampaikan Analisa dan Evaluasi Tahun 2020 Polda Sumsel, Rabu (30/12).

Untuk Crime Index 14 kasus menonjol yaitu Curas, Curat, Curanmor, dan Anirat. Selain itu penggelapan, penipuan, narkotika, aniaya ringan, pencurian biasa, judi, perkosaan, pembunuhan, uang palsu dan kebakaran.

Baca:  BNNP Sumsel Musnahkan 7,5 Kilogram dan 8.973 Butir Ekstasi

“Dari 14 jenis kasus yang menonjol tersebut seluruh kasus jumlahnya mengalami penurunan. Kecuali Curanmor dan penganiayaan ringan,” terang Wakapolda.

Untuk Crime Total untuk 5 jenis kasus paling menonjol mengalami penurunan. Dari 4314 kasus pada 2019 menjadi 3159 kasus pada tahun 2020 turun 1155 kasus atau turun 26 persen.

Sedangkan Crime Cleareance untuk 5 jenis kasus mengalami penurunan dari 66 persen pada tahun 2019 menjadi 63 persen pada tahun 2020 atau turun sebesar 3 persen.#osk