Polda Sumsel dan Jajaran Tak Izinkan   Perayaan Di Malam Tahun Baru

8


BP/IST
Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen. Pol. Prof. Dr. Eko Indra Heri, M.M diwakili Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rudi Setiawan, SIK, SH, MH didampingi Irwasda Polda Sumsel Kombes Pol Drs M Indra Gautama serta pejabat utama Polda Sumsel beserta jajaran terkait memimpin Kegiatan Jumpa Pers Akhir Tahun 2020 Polda Sumsel dengan mengedepankan protokol kesehatan di Gedung Promoter lantai 3 Polda Sumsel, Rabu, (30/12).

Palembang, BP

Dalam perayaan malam tahun, Kamis (31/12) sesuai arahan dan perintah Kapolri yang ditindaklanjuti Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) , Polda Sumsel tidak memberikan izin keramaian kepada siapapun , apapun bentuknya di Sumsel termasuk di Palembang.

“ Tadi masing-masing Polres sudah melaporkan  tidak ada kegiatan di diskotik atau perayaan –perayaan  kembang api dan segala macam itu ditiadakan,” kata Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rudi Setiawan, SIK, SH, MH didampingi Irwasda Polda Sumsel Kombes Pol Drs M Indra Gautama serta pejabat utama Polda Sumsel beserta jajaran terkait memimpin Kegiatan Jumpa Pers Akhir Tahun 2020 Polda Sumsel dengan mengedepankan protokol kesehatan di Gedung Promoter lantai 3 Polda Sumsel, Rabu, (30/12).

Baca:  Hanya Satu Calon di OKU Selatan, DPRD Sumsel Nilai Masyarakat Sudah Pintar

Selain itu pihaknya juga mengedepankan operasi yustisi  bersama satpol PP pihaknya terus lakukan   menggandeng pihak TNI  dan semuanya yang terkait dalam pelaksanaan di lapangan.

“ Kalau masih juga ada yang membandel banyak sudah piranti hukumnya , kalau yang melawan petugas di 216, 212 itu ada di KUHP di Undang-Undang wabah penyakit , Undang-Undang Karantina juga  ada , personil di lapangan sudah mengetahui semua,” katanya.

Baca:  Peningkatan Disiplin Protokol Kesehatan Di Lingkungan Polda Sumsel

Apalagi menurutnya, Polda Sumsel tidak terlepas dari satgas Covid -19 secara nasional dan provinsi Sumsel , Polda Sumsel menangani tidak hanya dari dampaknya tapi awal juga menangani dengan melakukan deteksi .

“Polda Sumsel punya satgas diteksi dan di olah di satgas pencegahan , penanggulangan  lalu dilakukan rehabilitasi, dilakukan perbantuan dan penegakan hukum. Yang paling menonjol disini adalah yang di lakukan Kapolda Sumsel dengan ringan tangan  membantu masyarakat yang terkena dampak Covid-19 dimulai dari Kampung Tangkal, bantuan sosial , membantu fasilitas internet kepada para pelajar yang tidak mampu membelikan quota,” katanya.

Baca:  Verifikasi PBB Se Sumsel   Hampir Rampung di 17 Kabupaten dan Kota

Termasuk penggunaan Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumsel termasuk dalam rumah sakit  yang menerima pasien untuk umum.

“Masalah kriminalitas kami lebih melakukan pencegahan daripada mengatasi apa yang terjadi dari Direktorat Binmas sudah diperintahkan memberikan arahan agar babinkamtibmas ini senantiasa melakukan pencegana , patroli yang dilakukan Direktorat Sabara dan jajaran dikedepankan termasuk dari unsur Lalu Lintas,” katanya.#osk