Ultimate magazine theme for WordPress.

Ridwan Saiman: “Bersyukur, Kepengurusan DPD PKS kota Palembang Banyak Yang Sudah Senior”

BP/IST
Ketua DPD PKS kota Palembang periode 2015-2020 Muhammad  Ridwan Saiman SH MH

Palembang, BP

Partai Keadilan Sejahtera (DPD PKS) Kota Palembang yang baru saja mengukuhkan kepengurusannya yang baru untuk masa khidmad 2020-2025, di Hotel Santika, Senin  (28/12).

Ketua DPD PKS Kota Palembang yang baru, Ir Baharudin,MM , menggantikan M Ridwan Saiman SH MH.

Posisi Ketua MPD dijabat oleh Sumarno, Sekretaris MPD, Hj Yulfa, Sekretaris DPD, Jumono, Bendahara DPD, Hibanni, Kabid Kaderisasi Salewangan , Ketua DED Musliman dan Sekretaris DED Darussalam.

Ketua DPD PKS kota Palembang periode 2015-2020 Muhammad  Ridwan Saiman SH MH berharap dengan kepengurusan DPD PKS kota Palembang yang baru ini dimana kondisi politik saat ini incumbent tidak ada lagi , PKS  akan maju sebagai calon kepala daerah.

Baca Juga:  Ahmad Syaikhu Berharap Kedepan PKS Sumsel Lebih Optimal

“ Kita banyak kader terbaiklah  yang bisa diajukan tinggal penerimaan  masyarakat dan penerimaan partai politik  mencari pasangan,” katanya  ketika di temui di ruang kerjanya, Senin (28/12).

Diakuinya ada beberapa calon eksternal yang sudah melamar PKS namun baru tahap pembahasan.

“ Untuk calon internal PKS, DPW punya kebijakan semua kader yang berpotensi boleh menokohkan dirinya ,” katanya.

Baca Juga:  PKS Targetkan 111 Ribu Kader Baru di Sumsel

Apalagi menurutnya anggota DPRD Palembang dari Fraksi PKS di perintahkan untuk menokohkan diri.

Pria yang berprofesi sebagai pengacara ini bersyukur yang masuk dalam kepengurusan DPD PKS kota Palembang banyak yang sudah senior.

“Ustad Sumarno itu mantan  kaderisasi DPD zaman 2010-2015 dan pernah anggota dewan, waktu aku sekum ustad Sumarno itu  sebagai kaderisasi , sekarang beliau sebagai MPD, bahkan beliau di DPW kemarin  sekretaris DSW,” katanya.

Untuk ustad Musliman menurutnya  mantan ketua DPD sebelum dirinya menjabat Sekum DPD PKS kota Palembang.

Baca Juga:  Kabut Asap Terus Terjadi, PKS Gelar Aksi Tutup Mulut di Simpang Lima DPRD Sumsel

“ Artinya benar-benar orang-orang yang berpengalaman di masa kepengurusan sebelumnya, itu luar biasa, seperti pak Darussalam itu Wasekumnya pak Jumono naik jadi sekretaris  Dewan Etik Daerah, kalau ustad Musliman kemarin Dewan Syariah sekarang  namanya di ubah Dewan Etik , karena sekarang ini informasi dari DPP itu  kenapa jadi Dewan Etik karena kalau ada kader nakal bisa di adili di Palembang, di level kota, kalau dulu dibalikkan ke pusat sejumlah,” katanya.#osk

 

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...