Warga Kepayang OKU Tuntut Ganti Rugi Lahan Pembangunan Jaringan Gas

9

Jasa Hardi dari kantor DPD Jaringan Pendamping Kinerja Pemerintah (JPKP) OKU Raya. Tuntut ganti rugi lahan pembangunan jaringan gas.

Baturaja, BP–Pemasangan pipa jaringan gas (Jargas) di Desa Kepayang Kecamatan Peninjauan tepatnya di seberang desa Kepayang sampai ke blok C Desa Lubuk Banjar, Kecamatan Lubuk Raja, OKU di protes warga setempat.

Warga minta kepada kontraktor Jargas yang melakukan pekerjaan penggalian pemasangan pipanisasi program Kementerian ESDM, agar segera melakukan ganti rugi lahan perkebunan milik warga yang terkenan galian.

Menurut penjelasan kuasa hukum warga desa Kepayang, Jasa Hardi dari kantor DPD Jaringan Pendamping Kinerja Pemerintah (JPKP) OKU Raya mengatakan, kami selaku kuasa hukum warga yang tanahnya terkena pekerjaan galian untuk segera dilakukan ganti rugi. “Hal ini jauh sebelum somasi kami layangkan kepada pihak kontraktor Jargas sudah melakukan terlebih dahulu pendekatan secara kekeluargaan dan permasalahan ini juga sudah kami sampikan kepada pihak Dinas Lingkungan Hidup OKU,” kata Jasa Hardi, Senin (21/12/2020) di Baturaja.

Dikatakan Jasa Hardi, menurut penjelasan Kabid Dinas Lingkungan Hidup OKU, saudara Febrianto Kuncoro akan di upayakan mediasi antara pihak warga dan kontraktor jargas, tapi hingga saat ini tidak terjadi mediasi tersebut. “Maka dari itu pihak kami melayangkan somasi ke pihak kontraktor Jargas, namun sampai sekarang belum ada respon,” katanya.

Jasa Hardi menambahkan, kalau pihak kontraktor Jargas tidak kooperatif menyelesaikan persoalan ini secara baik maka kami akan menempuh jalur hukum.

Sementara itu, Simanjuntak selaku pihak Jargas saat dimintai konfirmasi, Senin (21/12/2020) terkait permasalahan ganti rugi lahan warga yang digunakan untuk pembangunan Jargas tidak memberikan tanggapan. #yan