Masyarakat Sumsel harus Berterima Kasih Dengan Sahroni

3

BP/IST
Wakil ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni

Palembang,BP

Keprihatinan yang dilemparkan Wakil ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni terhadap kondisi jalan utama di Palembang yang dianggap tak layak harusnya disikapi positif oleh Pemprov dan masyarakat Sumsel.

Apalagi memang dalam beberapa waktu terakhir, banyak jalan utama yang rusak serta aspal yang bergelombang.

“Provinsi Sumatera Selatan ini kan salah satu provinsi yang besar, jadi menyedihkan jika jalanan utamanya seperti ini. Padahal kan kalau jalanan bagus bisa mengurangi kecelakaan, terus kalau mau jadi tuan rumah olahraga juga jadi layak. Dengan jalanan bagus, Palembang juga bisa jadi tujuan wisatawan,” kata Sahroni dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (15/12) lalu.

Baca:  Produk Hukum Reklamasi Sudah Terbit Sejak 2003

Sedangkan Direktur Eksekutif Lintas Politika Indonesia Kemas Khoirul Mukhlis, menilai pernyataan Sahroni tersebut merupakan kritik membangun yang harusnya menjadi pemicu bagi Pemrov dan Pemkot Palembang untuk segera memperbaiki kinerja dalam melayani masyarakat.

“Entah ada hubungan atau tidak dengan kritikan tersebut, dalam dua tiga hari ini saya melihat ada perbaikan ringan terhadap beberapa ruas jalan. Sehingga kita seharusnya sangat berterima kasih atas keprihatinan Ahmad Sahroni tersebut,” ujar Mukhlis, Jumat (18/12) siang.

Ditambahkan, sangat wajar apabila Sahroni mengeluarkan kritikan pada saat kunjungan kerjanya di Palembang beberapa hari lalu tersebut. Apalagi memang politisi Nasdem tersebut merasakan sendiri bagaimana kondisi beberapa ruas jalan yang rusak.
“Pemerintah Provinsi sudah seharusnya menyikapi keprihatinan tersebut secara positif. Karena ini menyangkut hajat hidup seluruh masyarakat. Kan kabarnya bakal ada event Internasional di sini, jadi sejak sekarang semestinya sudah dilakukan persiapan. Termasuk pembenahan wajah Kota Palembang. Jangan sampai memalukan dengan jalan yang rusak,” tambah Mukhlis yang juga mantan Ketua KPU Palembang ini.

Baca:  Outcome Tidak Jelas, Bambang Haryo Sebut Tol Laut Gelap

Terpisah, saat dihubungi melalui WhatssApp Ahmad Sahroni mengharapkan agar pihak terkait segera mengatensinya dengan melakukan perbaikan.

Menurutnya sarana jalan merupakan hajat hidup orang banyak sehingga harus menjadi prioritas.

“Kritikan saya tentang jalan tersebut harus segera diatensi dengan pihak penguasa wilayah,” ujar Sahroni, Jumat (18/12).

Disinggung balihonya yang terpasang banyak sudah diturunkan, menurut pengusaha sukses ini mungkin mau dipakai oleh pihak lain atau untuk kegunaan lebih penting. Dirinya juga tidak berkeberatan jika memang itu diturunkan.

Baca:  Bambang Haryo Soroti Evakuasi Lamban Jasa Marga Terancam Pidana

“Saya tidak keberatan karena mungkin saja mau dipakai pihak lain. Atau mungkin juga ada pihak-pihak yang gerah lihat muka saya di wilayah Sumsel,” candanya.#osk