2021 , DPRD Sumsel Akan Selesaikan Tiga Raperda

6

BP/IST
Hj RA Anita Noeringhati

Palembang, BP

Selama tahun 2020 DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) telah banyak melakukan upaya dan langkah  guna memperjuangkan kepentingan masyarakat Sumsel. Di Tahun 2021 DPRD Sumsel segera menyelesaikan  tiga rancangan peraturan daerah (Raperda) yang masih menjadi tunggakan di tahun 2020 yaitu raperda usulan inisiatif  pondok pesantren, reperda tentang pesirah , dan raperda tentang bangunan khas Sumatera Selatan.

Ketua DPRD Provinsi Sumsel Hj RA Anita Noeringhati mengatakan, di awal tahun 2020 telah melakukan pengesahan APBD dan sejumlah program telah dijalankan di tahun 2020.

“ Ada beberapa usulan  raperda inisiatif, ada raperda usulan inisiatif  pondok pesantren, tentang pesirah , tentang bangunan khas Sumatera Selatan, namun karena di Maret ada covid sehingga semua program  banyak yang tertunda, itu dalam program raperda,” kata Anita ketika di temui di ruang kerjanya, Jumat (18/12).

Baca:  Anggota DPRD Sumsel Dapil Palembang II Tinjau Kesiapan RSUD Siti Fatimah Hadapi Covid-19

Selain itu di tahun 2020  banyak juga rapat-rapat  yang baru bisa dilaksanakan setelah September,  sehingga pekerjaan rumah di tahun 2020 tentunya akan di selesaikan di tahun 2021 dengan kondisi sesuai harapan DPRD adalah kondisi ini makin semakin baik.

Dan di tahun 2021 nanti menurut politisi Partai Golkar ini menambahkan DPRD Sumsel akan menganggendakan beberapa sosialisasi perda , perda-perda yang sudah disahkan ini  harus disosialisasikan terus menerus.

“ Adanya  perda  tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Dalam Pencegahan dan Pengendalian Wabah Penyakit Menular dan Bencana, walaupun memang sampai sekarang perda itu belum dinomori oleh Kemendagri karena masih dalam ranah evaluasi, karena tanggal 4 kemarin bersamaan dengan perda APBD,” kata mantan ketua Komisi IV DPRD Sumsel ini.

Baca:  Polres Lubuk Linggau Kunjungi Rumah Rion Yogatama, Korban Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ-182

Sedangkan untuk APBD Sumsel tahun 2021  pihaknya juga telah  mendapatkan kiriman evaluasi  sehingga pihaknya akan melakukan evaluasi diawal tahun depan (2021) dan berharap di  akhir Januari APBD Sumsel tahun 2021 sudah “running well”.

“ Di Tahun 2020 ini  pastinya  yang banyak harus kita evaluasi  karena covid kinerja DPRD  ya belum optimal, kita bisa kunjungan kerja saja  yang aktif, efektif baru dari September , dari Maret sampai  Agustus itu jelas banyak di kantor, di kantorpun kita mau rapat takut  sehingga  banyak-banyak program namun  program-program untuk kepentingan masyarakat seperti adanya unjuk rasa yang meminta dukungan DPRD  sudah kita lakukan semua, “ katanya.

Baca:  Uzer Effendi Jabat Plt Ketua DPRD Sumsel

Terakhir , menurut Anita, DPRD Sumsel  juga tengah melakukan penyelesaikan sengketa lahan daerah Labi-Labi di Sukarami Palembang kini di tangani Komisi I DPRD Sumsel.

“ Semua apa yang bisa kita lakukan  memang kita lakukan sesuai kapasitas kita DPRD  untuk segera kita lakukan, semoga saja di 2021 yang pastinya  kita akan menyelesaikan tiga  raperda itu untuk disahkan menjadi perda, jadi dalam kesempatan pertama kita paripurna , kami sampaikan bahwa  tunggakan prolegda  itu yang harus diselelaikan di tahun 2021,” katanya.#osk