Ultimate magazine theme for WordPress.
BI

Massa Gebrak Sampaikan Aspirasi ke Polda Sumsel,  Minta Bebaskan HRS

BP/IST
Massa Gerakan Rakyat Anti Kezoliman (Gebrak) Sumatera Selatan (Sumsel)  dan Pencinta Rizieq Shihab menggelar demo di Markas Polda Sumsel, Kamis (17/12)

Palembang, BP

Massa Gerakan Rakyat Anti Kezoliman (Gebrak) Sumatera Selatan (Sumsel)  dan Pencinta Rizieq Shihab menggelar demo di Markas Polda Sumsel, Kamis (17/12) .

Massa memprotes penahanan  dan menuntut pembebasan tanpa syarat Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab (HRS).

Massa sempat tertahan kawar berduri yang dipasang di Jalan Basuki Rahmat, tepatnya di depan rumah makan pagi sore.

Walaupun demikian, masa aksi tetap bersemangat menggelar aksi dengan menyuarakan tuntutannya.

Selain itu juga masa aksi juga melantunkan sholawat nabi yang dipimpin langsung Ketua DPD Front Pembela Islam (FPI) Sumsel, Habib Mahdi Muhammad Syahab.

Gasim Alkaf selaku Koordinator Lapangan (Korlap) aksi mengatakan, bahwa aksi menyampaikan aspirasi ini tuntutanya sudah jelas yakni mendesak Polri untuk mengusut tuntas kasus pembunuhan 6 anggota FPI dan membebaskan HRS.

“Sebagian umat Islam Sumsel hari ini turun kejalan menyampaikan aspirasi dan berharap agar hukum di tegakan dengan seadil – adilnya, nanti kalau tidak adil, akan ada Allah yang maha adil akan menghakimi siapa yang zholim, kita mendesak agar kasus pembunuhan terhadap 6 syuhada itu diusut tuntas siapa pelaku dan aktor dibalik peristiwa mengerikan itu, dan kita juga mendesak agar imam besar kita yakni HRS dibebaskan tanpa syarat, karena kita tahu siapa HRS, ia tidak bersalah,” katanya.

Gasim menuturkan, bahwa massa aksi pada hari ini tidak banyak ia kerahkan karena protokol kesehatan. Kemudian, aksi akan puas kalau tuntutan terpenuhi, namun bila aksi hari ini tidak ada hasil maka mereka siap turun kembali ke Jalan untuk menyuarakan aspirasi dan tuntutan di lain hari.

Direktur Intelkam Polda Sumsel, Kombes Pol Budi Sajudin mengatakan, untuk tuntutanya sudah diterima. “Dimohon kepada massa aksi untuk membubarkan diri sesuai dengan peraturan,” kata Budi, ketika menerima tuntutan dari massa aksi.#osk

 

 

 

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...