Ultimate magazine theme for WordPress.

Nama RS Bhayangkara Palembang Berubah Jadi Mohammad Hasan, Kapolri Pertama Asal Sumsel

Palembang, BP

Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Palembang resmi berganti nama. Mulai hari ini, Rabu, 16 Desember 2020, rumah sakit milik Polri tersebuta menjadi RS Bhayangkara Mohamad Hasan.

Peresmian nama ini dilakukan secara langsung Kapolda Sumsel, Irjen Pol Prof Eko Indra Heri, didampingi Brigjen Rusdi, perwakilan dari Mabes Polri, Rabu (16/12) .

Dalam kesempatan ini, Eko Indra turut menjelaskan alasan perubahan nama tersebut.

Menurut Eko, adanya tambahan nama Mohamad Hasan, tidak lain sebagai bentuk penghormatan Polri terhadap mantan Kapolri keenam Indonesia tersebut. Ya, semasa menjadi anggota Polisi, Jenderal Polisi (Purn.) Mohamad Hasan pernah menjabat sebagai Kapolri.

Jabatan tersebut dia emban hampir tiga tahun, tepatnya sejak 3 Oktober 1971 hingga 24 Juni 1974. Lebih membanggakan, Mohamad Hasan merupakan putra daerah asli Sumatera Selatan (Sumsel).

Hasan, yang menjabat sebagai Kapolri di masa kepemimpinan Presiden Soeharto lahir di Muara Dua, Kabupaten OKU Selatan, 20 Maret 1920. Hasan meninggal dunia di usia 84 tahun di Jakarta, pada 23 Februari 2005.

Baca:  Minggu Pertama April, 37 Pengedar Narkoba di Tangkap

Selain sebagai anggota Polri, Hasan juga pernah meenjadi anggota MPR dan Duta Besar Indonesia untuk Malaysia pada 1974 hingga 1978. Ia juga telah menerima 17 bintang tanda jasa.

“Atas dasar itu, namanya layak dijadikan menjadi sebuah nama RS. Jenderal Polisi (Purn.) Mohamad Hasan juga merupakan putra daerah asal Sumsel yang pertama kali menjabat sebagai Kapolri,” kata Irjen Pol Prof Eko.

Menurut Eko, nantinya RS Bhayangkara Mohamad Hasan yang difasilitasi dengan 66 kamar ini, tidak hanya melayani anggota Polri saja, namun juga dapat menjadi tempat berobat masyarakat.

Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Palembang, AKBP dr Wahono Edhi Prastowo menambahkan untuk menunjang tugas kedokteran dan Kepolisian rumah sakit Bhayangkara Palembang memiliki database kesehatan yang terintegrasi dengan satuan wilayah Polres jajaran melalui sistem big data Polda Sumsel.

Baca:  Minggu Pertama April, 37 Pengedar Narkoba di Tangkap

“Big data ini menjadi sumber informasi riwayat kesehatan bagi anggota Polri di jajaran Polda Sumsel yang terdata,”katanya kepada wartawan usai peresmian gedung baru RS Bhayangkara Palembang dan dilanjutkan pemberian Penghargaan kepada Mitra Polri yang telah mendukung Polda Sumsel.

Dikatakan Wahono, dengan anggaran yang terbatas dapat lebih efisien dan tepat sasaran untuk anggota Polri yang belum melaksanakan pemeriksaan kesehatan berkala sehingga dapat diikutsertakan dalam periode selanjutnya.

“Ini merupakan tanggung jawab kami untuk memastikan agar seluruh anggota polisi khusus nya di jajaran Polda Sumsel terdata dalam database big data kesehatan,”katanya.

Lebih lanjut dikatakan Wahono, untuk meningkatkan pelayanan rumah sakit Bhayangkara Palembang sudah menambahkan sarana dan prasarana serta fasilitas layanan yang lebih lengkap.

“Semoga kedepannya rumah sakit Bhayangkara Palembang bisa menjadi RS rujukan regional Sumatera bagian Selatan atau di pulau Sumatera,”harapnya.

Saat ini rumah sakit Bhayangkara Palembang memiliki fasilitas empat unit ruang operasi dengan sistem MOT atau Modular Operating Theatre adalah sistem ruangan operasi yang terintegrasi oleh satu kontrol panel. sistem ini mencakup lampu ruangan, pintu hermetic, dan juga sistem tata udara ruangan yang bisa di atur dalam satu kontrol panel.

Baca:  Minggu Pertama April, 37 Pengedar Narkoba di Tangkap

Memiliki empat unit ruang pelayanan Hemodialisa khusus anak anak dan alat Hemodialisa dewasa sebanyak 20 unit. Memiliki ST Scan dengan 32 slide, ronsen dengan CR, ronsen panorami dan USG empat dimensi, laboratorium Covid 19 dengan VCR yang canggih, dan pelayanan ruang VVIP untuk kenyamanan pasien.

Sementara itu, Brigjen Pol Dr Rusdi mengatakan rumah sakit Bhayangkara Palembang sudah memiliki fasilitas yang lengkap ditunjang dengan peralatan yang sehingga bisa memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat di Sumsel pada umumnya dan Palembang khususnya.

“Dengan ini maka RS Bhayangkara Palembang akan dinaikkan statusnya dari tingkat III menjadi rumah sakit tingkat II,”katanya.#osk

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...