Home / Headline / DPO Perampok Sopir Taksol Ditembak

DPO Perampok Sopir Taksol Ditembak

 

BP/IST
Anggota dari Unit II Subdit III Jatanras Polda Sumsel pimpinan Kanit Kompol Bahtiar berhasil meringkus satu tersangka perampokan sopir taksi online (Taksol) Meggy Bariansah (25) warga Tanjung Aman Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan yang terjadi pada Jumat (18/9) lalu di Jalan Noerdin Panji , Kecamatan Sukarami, Palembang dengan korban  Rian (30) sopir taksi online.

Palembang, BP

Anggota dari Unit II Subdit III Jatanras Polda Sumsel pimpinan Kanit Kompol Bahtiar berhasil meringkus satu tersangka perampokan sopir taksi online (Taksol) Meggy Bariansah (25) warga Tanjung Aman Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan,  yang terjadi pada Jumat (18/9) lalu di Jalan Noerdin Panji , Kecamatan Sukarami, Palembang dengan korban  Rian (30) sopir taksi online.

Korban mengalami luka tusuk  di dada, kepala dan leher , beruntung korban berhasil  keluar dari mobilnya .

Anggota terpaksa menembak kaki tersangka dengan sebutir timah karena melakukan perlawanan saat akan ditangkap pada Minggu (13/12) lalu.

Dihadapan polisi, tersangka Meggy mengaku ia hanya diajak oleh temannya Mamat yang masih buron melakukan aksi perampokan terhadap sopir taksi online.

Saat beraksi tersangka perannya memukul korban dengan besi yang sudah disiapkannya. Setelah didesak tersangka akhirnya mengakui bahwa ia adalah otak dari perampokan.

“Pisau sama besi sudah aku siapkan sebelumnya mesan taksi online itu, besi itu aku kasih sama kawan, aku yang nusuk korban dari samping. Kemudian teman aku itu mukul korban pakai besi yang aku kasih,”  katanya sambil menuduk dihadapan polisi, Rabu (16/12).

Saat itu, kata tersangka ia menusuk dibagian leher dan dada korban hingga korban mengalami luka yang cukup parah.

Beruntungnya nyawa korban masih selamat akibat korban melompat dari mobil yang sedang dibawanya.

“Setelah korban kami tusuk, korban langsung melompat, disitu juga kami langsung membawa kabur mobilnya dan mengambil hp korban,” katanya.

 

Sedangkan Mobil Toyota Agya Putih Nopo; BG 1216 BC dan HP korban langsung dibawah kabur hingga ke Pulau Rimau, Banyuasin. Rencananya mobil akan dijual oleh pelaku. Karena takut akhirnya mobil ditinggalkan di tengah hutan.

 

 “Didalam dompet korban hanya berisi 80 ribu, Kalau Hp nya kami jual 700 ribu, duetnya babis dijalan itulah pak,”kata Meggy  yang juga residivis kasus penggelapan mobil di Lampung Selatan dan sempat dipenjara selama 1,8 bulan penjara.

 

Sementara itu, Kasubdit 3 Jatanras Polda Sumsel, Kompol Suryadi melalui Kanit 2, Kompol Bahtiar mengatakan tersangka ditangkap karena terlibat kasus pencurian dengan kekerasan. Yang mana korbannya merupakan driver taksi online.

 

“Kejadiannya di Jalan Noerdin Pandji Palembang, korban sempat dianiaya hingga mengalami luka yang cukup parah dibagian kepalanya,” kata Kompol Bahtiar.#osk

 

 

 

 

x

Jangan Lewatkan

Update COVID-19 Muba: Bertambah 1 Kasus Sembuh, 15 Positif

Sekayu, BP–Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Sabtu (23/1/2021) mengkonfirmasi penambahan 1 kasus sembuh dan 15 terkonfirmasi positif Covid-19. “Ada penambahan ...