Roby: Seluruh Saksi Paslon 2 Tak Tandatangani Hasil Rekapitulasi oleh PPK

8

Anggota Divisi Teknis Penyelenggara Pemilu KPU OI Roby Ardiansyah

Inderalaya, BP–Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ogan Ilir mengungkapkan, seluruh saksi dari paslon 2 tak bersedia menandatangani hasil rekapitulasi oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

“Berdasarkan laporan dari PPK di 16 kecamatan di Ogan Ilir, seluruh saksi dari paslon 2 tidak menandatangani hasil rekapitulasi di tingkat kecamatan,” jelas Anggota Divisi Teknis Penyelenggara Pemilu KPU OI Roby Ardiansyah, Senin (14/12/2020).

Menurut Roby, alasan para saksi dari paslon 2 tersebut bermacam-macam.

“Ada yang ada keperluan pribadi, tidak kembali lagi ke tempat (rekapitulasi). Ada juga yang mengatakan ini (tidak menandatangani hasil rekapitulasi) instruksi dari tingkat kabupaten,” kata Roby.

Baca:  Panca Wijaya Akbar Mawardi-Ardani Dilantik Jadi Bupati dan Wabup OI 17 Februari

Menyikapi hal ini, KPU OI mengacu pada Peraturan KPU (PKPU) Nomor 19 Tahun 2020 yang menyebutkan, hasil rekapitulasi di tingkat kecamatan ditandatangani oleh PPK dan saksi yang bersedia.

“Jadi dalam hal ini, tetap kami lakukan, tetap berjalan proses ini dan kawan-kawan (PPK) tetap mengirimkan hasil rekapitulasi itu KPU Ogan Ilir untuk dibacakan pada saat rekapitulasi,” jelas Roby.

Baca:  Tuntaskan Persoalan Keamanan Empat Lawang

Ketika dicecar soal alasan spesifik atau alasan khusus para saksi tak bersedia menandatangani hasil rekapitulasi, Roby tak ingin berkomentar lebih jauh.

“Kami tidak tahu. Kami tidak mengarah ke situ,” kata Roby.

Mengenai disinggung perihal absennya para saksi dari paslon 2 pada rekapitulasi di tingkat kecamatan, KPU Ogan Ilir kata Roby, tak mempermasalahkannya.

“Berdasarkan PKPU Nomor 19 Tahun 2020, walaupun tidak dihadiri oleh saksi, kami tetap melaksanakan rekapitulasi di tingkat kabupaten,” tegasnya.

Baca:  Diduga Bupati Incumbent OI Gunakan Mobdin Saat Tes Kesehatan di RSMH Palembang

Salah satu saksi Paslon No 2 Ilyas-Endang bernama Ruai mengatakan seluruh saksi dari paslon no 2 yang tersebar dari berbagai desa sampai kecamatan tidak menandatangani, dikarenakan tidak mendapatkan C1 perbaikan ,”ya dari saksi tingkat desa tak dapat C1 perbaikan jadi ya buat apa tandatangan, jadi kami seluruhnya kompak waktu penghitungan suara di tingkat kecamatan. Kabarnya besok penghitungan suara tingkat kabupaten, kami juga tidak tandatangan. Ya satu komandolah,” jelasnya. #hen