Wuih, Masa Tenang Segala Dana di OI Cair Termasuk Bansos 132 Orang Warga Terdampak Covid

10

#Bagikan Uang Bantuan Jelang Pencoblosan!

Masyarakat antre mendapatkan dana kompensasi Covid.

Inderalaya, BP–Wuih bak lebaran, segala dana yang berbau bantuan untuk masyarakat banyak ‘dicairkan’ oleh Pemkab Ogan Ilir (OI) di saat masa tenang, H-1 jelang pencoblosan pilkada 9 Desember.

Kali ini Dinas Sosial (Dinsos) OI membagikan bantuan sosial (bansos) berupa uang tunai kepada 132 warga yang terdampak Covid-19. Bantuan tersebut merupakan kompensasi karantina yang dihitung per harinya Rp100 ribu per orang, setiap orang rata-rata melakukan karantina mandiri saat terkena covid 14-28 hari, artinya bantuan senikai Rp1,4 juta-Rp2,8 juta.

Sementara untuk yang meninggal karena covid mendapatkan bantuan Rp3 juta. Total bantuan yang diberikan kepada masyarakat senilai lebih dari Rp300 juta.

Baca:  Panca Wijaya Akbar Mawardi-Ardani Dilantik Jadi Bupati dan Wabup OI 17 Februari

Salah satu yang mendapatkan bantuan Warga Desa Sakatiga Kecamatan Inderalaya Abd mengatakan dirinya dihubungi sore pukul 16.30 wib agar segera datang ke Dinsos untuk mengambil bantuan dana covid.

“Kamis kan bisa ini disuruh segera datang hari ini, entah mengapa. Karena dapat bantuan ya sudah kami datang, kasihan saudara saya yang dari Tanjungraja itu sudah jauh datang kesini. Mereka itu sepertinya tergopoh-gopoh. Padahal lusa-kan bisa. Ya sepertinya jelang pencoblosan bagi uang bantuan,” jelasnya.

Disinggung apakah ada arahan yang diberikan lantaran pencairan dana tersebut menjelang pencoblosan pada 9 Desember. Ia mengaku tidak secara pasti,”ya cuma mereka bilang ini ada bantuan dari bapak, jadi ingat saja ya besok. Entah dia suruh ingat siapa?” katanya.

Baca:  Warga OI Tak Persoalkan Pencalonan Bupati AW Noviadi Berganti Menjadi Panca Wijaya, yang Penting Masih Garis MY!

Sementara itu Kadinsos OI Irawan Sulaiman mengatakan, bantuan ini merupakan program yang dicanangkan pemerintah pusat.

“Ini (program bansos) sudah lama, sejak April lalu. Karena dananya sudah cair hari ini, bendahara tidak boleh menyimpan dana lama-lama di kantor secara berlebihan karena itu kita segera cairkan. Hari ini kita melayani pencairan hanya 35orang saja karena sudah kesorean ,” kata Irawan, Selasa (8/12)

Ia mengatakan, hari ini ada 132 orang penerima bansos dan 27 orang ahli waris yang telah meninggal dunia karena Covid-19.

“Sebanyak 132 orang ini menerima Rp 100 ribu perorang. Maksimal mereka menerima selama 28 hari,” jelasnya. Sementara ahli waris yang meninggal dunia mendapatkan uang tunai Rp 3 juta. Menurut Edi, bantuan bagi diberikan hari ini karena dana APBD untuk bansos ini baru saja cair.

Baca:  Sambangi Dua Parpol, AW Siap Dampingi Siapa Saja Jadi Cawabup

“Dana APBD untuk bansos baru cair jam 2 siang tadi,”katanya. Selanjutnya, dana bansos akan kembali dibagikan kepada yang berhak mendapatkannya.

Disinggung soal mengapa bantuan diberikan saat jelang pencoblosan 9 Desember, apakah ada unsur mengiming-imingi dan mengarahkan agar mencoblos salah satu paslon dalam pilkada, Irawanpun membantahnya.

“Tidak ada itu karena besok pencoblosan, waktunya bertepatan saja karena dana cair dan harus segera dibagikan uangnua tidak boleh mengendap lama,” jelasnya.

Tampak warga cukup mengantri di Kantor Dinsos Ogan Ilir untuk mendapatkan bantuan ini. #hen