Wakil Ketua MPR: Politik Uang Hasilkan Pemimpin Cacat Etika

15

Jazilul Fawaid

Jakarta,BP–Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Rabu (9/12) di 270 kabupaten/kota dan provinsi, masyarakat akan menggunakan hak memilih kepala daerah dan wakil kepala daerah.
Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid mengatakan, sehari menjelang pencoblosan, masing-masing pasangan calon (paslon) dan tim sukses (timses) harus banyak berdoa agar semua berjalan damai, lancar, dan terhidar dari Covid-19.
“Juga kepada penyelenggara pemilu agar memastikan semua alat coblosan, panitianya siap untuk melaksanakan karena waktunya tinggal satu hari. Waspadai juga berita-berita haoks yang provokatif yang bisa memicu masalah di pilkada,” ujar Gus Jazil- sapaan akrab Jazilul Fawaid, Selasa (8/12).
Dikatakan, menjelang pencoblosan, kerap kali terjadi praktik kecurangan berupa politik uang. Dia berpesan agar masyarakat, timses dan paslon tidak menggunakan cara kotor dalam proses pemilihan pemimpin.
“Ini sudah diindikasikan beberapa menggunakan politik uang, kami berharap kepada penyelenggara, yang melakukan politik uang tidak diberikan toleransi karena itu merusak demokrasi. Saya harap semua memilih dengan hati nurani, kalau dengan pola politik uang akan menghasilkan pemimpin cacat secara etika,” tuturnya.
Wakil Ketua Umum DPP PKB ini juga berpesan di tengah kondisi Covid-19 penyelenggara pemilu melakukan tugas dengan adil dan jujur. “Di era Covid seperti sekarang, banyak saksi yang tidak terlalu peduli. Saya minta penyelenggara bertindak adil, tidak mengubah hasil sama sogokan ini juga dipengaruhi pasangan calon, timses untuk mengubah hasil. Saya berharap penyelenggara bertindak profesional karena tidak menutup kemungkinan timses juga merayu penyelenggara untuk bertindak di luar aturan,” katanya.#duk