Home / Headline / PESE UIN Raden Fatah  Goes  To Lubuk Linggau 

PESE UIN Raden Fatah  Goes  To Lubuk Linggau 

Palembang, BP

Komunitas Pecinta Sejarah (PESE), dan HMPS-SPI-Fakultas Adab dan Humaniora (FAHUM)  UIN Raden Fatah Palembang ikut dan menghadiri acara pameran keliling Museum Negeri Sumatra Selatan yang diadakan di Museum Perjuangan Subkoss Garuda Sriwijaya dengan tema “Mengenal Tradisi Tulis Sumatera Selatan”, Selasa (8/12).

Kedatangan Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang yang tergabung dalam HMPS dan PESE ini dibimbing langsung oleh pembinanya , Kemas A.R. Panji, M.Si.

H.Chandra Amprayadi, SH selalu kepala UPTD Museum Negeri Sumatra Selatan mengharapkan tumbuhnya kepedulian masyarakat untuk melaporkan atau menghibahkan atau menginformasikan jika menemukan/memiliki barang yang berhubungan dengan Museum Perjuangan Subkoss Garuda Sriwijaya.

Selanjutnya Aufa Syahrizal Syarkomi M,Sc selaku Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata provinsi Sumsel, menyampaikan bahwa semuanya  harus berkerja sama dalam mengenalkan kembali museum Subkoss Garuda Sriwijaya karena di masyarakat masih sangat sedikit yang tahu tentang keberadaan Museum Subkoss Garuda Sriwijaya itu sendiri, ia pun menyampaikan dan mengajak kerja sama seluruh masyarakat agar lebih mengenal dan membantu Museum ini.

Masih menurut Aufa peninggalan-peninggalan yang ada di dalam Museum Subkoss ini sendiri terkait perjuangan masyarakat Lubuk Linggau dan Sumsel secara menyeluruh.

“Terima kasih kami sampaikan kepada semua pihak sudah ikut menghadiri acara pembukaan Museum keliling yang dinahkodai oleh Museum Negeri Sumsel, terkhusus kepada bapak Sekda yang berkenan untuk membuka acara,” katanya.

Sedangkan Sekda lubuk Linggau, Rahman Sani menyampaikan museum ini merupakan rumah dinas Bupati yang dulu pernah terlibat dalam peperangan 5 hari 5 malam yang terjadi di kota Palembang dan Lubuk Linggau.

“Jadi dahulu Gedung Subkoss awalnya bukanlah gedung museum seperti saat ini yang menyimpan barang-barang peninggalan sejarah, bukti-bukti sejarah dan foto-foto yang menyangkut tentang perjuangan,” katanya.

Okky Ayu Tia , salah satu masyarakat lubuk Linggau berharap bahwa Museum Perjuangan Subkoss Garuda Sriwijaya sendiri dapat dibuka dan mengenalkan secara umum agar masyarakat Lubuk Linggau dapat mengetahui sejarah apa yang ada di Museum Perjuangan Subkoss Garuda Sriwijaya ini. #Uwt/Ari/Riil

x

Jangan Lewatkan

“Aksi Nyata Untuk Rakyat”

Palembang, BP Cakrawala Perjuangan Indonesia (CPI) menggelar silaturahmi dengan Wakil Rektor III Universitas Sriwijaya (Unsri) Dr. dr. Mohammad Zulkarnain, M.Med.Sc ...