Komite I DPD RI Tinjau Kesiapan Pilkada di Kota Medan

2

Medan, BP–Ketua Komite I DPD RI Fachrul Razi mengatakan, bencana banjir di Kota Medan perlu menjadi perhatian serius jelang Pilkada Serentak. Bukan hanya Covid-19, permasalahan banjir juga harus menjadi perhatian bagi penyelenggara pemilu.
” Pertama soal Covid-19, dan kedua soal banjir yang bisa merubah kualitas partisipasi masyarakat dalam pesta demokrasi nanti,” ujar Fachrul Razi saat melakukan pengawasan Pilkada Serentak 2020 di Medan, Senin (7/12).
Senator asal Aceh itu juga mengapresiasi tugas dan tanggung jawab KPU Kota Medan dan Bawaslu Kota Medan yang mengatasi masalah daerah rawan banjir di Medan. “Kita harus mengacungkan jempol atas tugas dan tanggung jawab KPU dan Bawaslu Kota Medan,” tuturnya.
Dia berharap ke depan Bawaslu bisa proaktif lagi melakukan pengawasan di masa tenang ini. Tentu semua mengharapkan Pilkada berjalan aman dan lancar meski kondisi pandemi Covid-19 ini. “Kami berharap Bawaslu proaktif lagi. Saya berharap Bawaslu bisa sejajar dengan KPU,”kata Fachrul.
Anggota DPD RI Provinsi Sumatera Utara Badikenita Putri Sitepu mengatakan, saat masa pandemi Covid-19 ini, maka penggunaan standar protokol kesehatan harus dipatuhi. DPD RI awalnya telah memberikan pandangan bahwa Pilkada Serentak 2020 sebaiknya ditunda pelaksanaannya, demi mengantisipasi penyebaran Covid-19. “Pemerintah dan DPR RI melalui Komisi II memiliki pandangan sendiri atas pentingnya Pilkada 2020 dilaksanakan tahun 2020,”jelasnya.
Menurut dia, terbitnya UU No. 6 Tahun 2020 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU No. 2 Tahun 2020 tentang Perubahan Ketiga atas UU No. 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU No. 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota menjadi UU. Maka secara konstitusional Pilkada 2020, yang dilaksanakan di masa pendemi Covid-19 telah memiliki dasar hukum yang kuat dan harus dipatuhi. “Tugas kita di Komite I adalah memastikan Pilkada sesuai dengan UU,” katanya.
Ketua KPU Kota Medan Agussyah R. Damanik menjelaskan pihaknya sudah melakukan pendistribusian logistik ke Kota Medan. Sementara untuk daerah rawan banjir pihaknya akan mendistribusikan Selasa (8/12).#duk

Baca:  Ketua MPR: Pembangunan Pariwisata Danau Toba Harus Berdayakan UMKM