Home / Headline / Ini Kata Kadis PMD OKU Terkait Insentif KPM Desa Baturaden Belum Dibayar

Ini Kata Kadis PMD OKU Terkait Insentif KPM Desa Baturaden Belum Dibayar

Kepala Dinas PMD OKU Ahmad Firdaus

Baturaja, BP–Terkait Insentif KPM Desa Baturaden, Kecamatan Lubuk Raja yang belum dibayar selama 10 bulan, Kepala Dinas PMD OKU Ahmad Firdaus mengatakan, kemungkinan insentif KPM dialihkan. “Dan pengalihan itu sah-sah saja,” kata Ahmad Firdaus kepada wartawan saat dimintai konfirmasi melalui pesan WhatsApp, Minggu (6/12).

Dia mengemukakan, sekarang ini kita masih dilanda wabah Covid-19, anggaran desa ada yang dialihkan. “Dana desa tahun 2020 memang banyak terjadi pengurangan dan dana tersebut untuk penanganan Covid-19,” ungkap Firdaus.

Diberitakan sebelumnya jika anggota KPM Desa Baturaden Kecamatan Lubuk Raja, OKU berinisial NS mengeluh lantaran insentif KPM sampai hari ini belum dibayar.

“Sudah 10 bulan insentif KPM belum dibayar. Setelah saya tanyakan ke pihak Desa dan Ketua BPD Baturaden ternyata insentif KPM dihapuskan dengan alasan dialihkan ke Covid-19,” hal demikian disampaikan NS mantan anggota KPM yang kini menjadi anggota BPD Desa Baturaden, Kecamatan Lubuk Raja, OKU kepada wartawan, beberapa waktu lalu.

Dia mengutarakan berdasarkan Keputusan Kades Baturaden Nomor : 141/5/I/KPTS/BT.RD 2019 tentang Pengangkatan Kader Pembangunan Manusia. Dalam hal ini saya di SK, kan oleh kepala desa yang artinya disitu saya mempunyai hak dan kewajiban. “Namun hak saya tidak direalisasikan, sedangkan kewajiban saya selaku anggota KPM Desa Baturaden sudah saya laksanakan,” katanya.

Camat Lubuk Raja Khairuddin Albar saat dimintai konfirmasi terkait insentif KPM Desa Baturaden, Kecamatan Lubuk Raja, OKU mengatakan jika insentif KPM dialihkan ke Covid-19. Selain itu bisa saja tidak dianggarkan dalam APBDes. Kalaupun dianggarkan tapi dialihkan ke Covid-19 bisa saja. Namun jika dianggarkan tapi tidak dibayarkan ke yang bersangkutan, Nah silakan saja tindaklanjuti bahkan sampai ke KPK pun silakan laporkan berarti ada indikasi.

“Yang jelas pelajari dulu pokok permasalahannya apa dan kenapa tidak dibayarkan insentif tersebut, dan jangan mudah berasumsi nanti bisa malu kalau yang ditanyakan itu ternyata tidak benar. Selain itu bisa jadi Insentif KPM masuk ke Silpa jadi pahami dulu,” paparnya saat dimintai konfirmasi di ruang kerjanya.

Terpisah Ketua BPD Baturaden Siswanto membenarkan jika insentif KPM Desa Baturaden dialihkan ke Covid-19. “Dana KPM itu dialihkan ke Covid-19. Ini bukan insentif KPM saja termasuk honor Linmas dan honor Jaga Pemakaman pun tidak dibayarkan. Jadi memang insentif dan honornya itu dihapuskan,” kata Siswanto singkat.

Sementara itu hingga berita ini diterbitkan Kepala Desa Baturaden Firdaus Ameng saat dimintai konfirmasi tetap bungkam. Dirinya enggan berkomentar mengenai insentif KPM belum dibayar. #yan

x

Jangan Lewatkan

DPRD Sumsel Harus Evaluasi Semua Perda Yang Dihasilkan

Palembang, BP Ketua Fraksi PDIP DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Susanto Adjis menilai selama beberapa periode kepemimpinan Gubernur Sumsel, pihak ...