Ketua DPD RI Ajak Semua Pihak Tabayun Sikapi Perbedaan Pendapat

5

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti

Jakarta,BP–Rumah Ibunda Menko Polhukam Mahfud MD, Siti Khotijah di Pamekasan, Madura, digeruduk sekelompok orang. Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mengajak semua pihak tabayyun menyikapi perbedaan pendapat.
“Bila memang ada perbedaan pendapat, masyarakat bisa melakukan tabayyun dengan pemerintah. Jangan melakukan tindakan yang dapat merugikan orang lain,” ujar LaNyalla di Jakarta, Rabu (2/12).
Sekelompok orang mendatangi rumah ibu Mahfud yang sudah berusia 90 tahun. Selain ibu Mahfud, di rumah tersebut juga terdapat kakak Mahfud berusia 70 tahun beserta 2 perawat dan pekerja rumah tangga.
Dari pengakuan keluarga, Ibu Mahfud sempat merasa ketakuran saat rumahnya digerebek sekelompok massa yang mencari Mahfud. Puluhan orang yang mendatangi rumah Ibunda Mahfud menyampaikan aspirasinya yang tidak setuju dengan pernyataan Mahfud MD terkait Habib Rizieq Shihab.
“Kita harus menghormati orang tua. Bila memang ada ketidaksetujuan dengan Pak Mahfud, bisa disampaikan lewat cara-cara yang lebih sesuai. Tidak dengan mendatangi kediamannya, apalagi di rumah Ibunda Pak Mahfud yang sudah sepuh,” tutur LaNyalla.
Senator asal Dapil Jawa Timur minta berbagai tokoh dan pemerintah merangkul masyarakat.
“Saya mengajak para alim ulama, habaib, dan kiai-kiai untuk mengimbau umatnya untuk menekankan tabayyun. Gunakan sarana yang ada, termasuk kami senator apabila ada ketidakpuasaan terhadap pemerintah,” ucapnya.
DPD memastikan akan menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pemerintah. Masyarakat bisa menggunakan saluran para anggota DPD, sebagai perwakilan daerah masing-masing.
“Para senator pasti akan hadir untuk rakyat. Oleh karena itu, sampaikan aspirasi lewat perwakilan DPD yang ada daerah. Kami pasti akan sampaikan kepada pemerintah supaya bisa kita carikan solusi bersama,” tegas LaNyalla.#duk

Baca:  DPD RI Tingkatkan Kemitraan Strategis Dengan Uni Eropa