Dua Pelajar Jadi Pejambret Diamankan

7

BP/IST
Ulah dua anak baru gede (ABG) nekat menjambret meresahkan masyarakat, keduanya melakukan aksi jambret di Jalan Batujajar, Kecamatan Sukarami Palembang, Minggu (29/11) sekira pukul 16.30.

Palembang, BP

Ulah dua anak baru gede (ABG) nekat menjambret meresahkan masyarakat, keduanya melakukan aksi jambret di Jalan Batujajar, Kecamatan Sukarami Palembang, Minggu (29/11) sekira pukul 16.30.

Kedua pelaku yang masih pelajar ini bernama HA (17) warga Jalan Sukawinatan, Kecamatan Sukarami Palembang dan RA (15) warga Jalan Mayor Zurbi Bustan, Kecamatan Sukarami Palembang. Sedangkan korban seorang perempuan berinisial AK (12).

Baca:  2 Tahanan Kabur dari Polresta Palembang Didor Polisi

Informasi yang di himpun kejadian bermula saat korban tengah bermain handphone di dekat rumahnya.

Kemudian datang dua orang pelaku dengan mengendarai sepeda motor, dan berpura-pura menanyakan alamat sekaligus meminjam handphone korban.

Setelah itu kedua pelaku langsung melarikan diri.

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Anom Setyadji melalui PS Kasat Reskrim Kompol Edi Rahmat Mulyana mengatakan, setelah kejadian tersebut ayah korban Ferry Padly (32) warga Jalan Batujajar, Kecamatan Sukarami Palembang langsung membuat laporan polisi.

Baca:  Puluhan Pelaku Kejahatan 3 C Diamankan

Mendapatkan laporan tersebut, Unit Satreskrim Polrestabes Palembang langsung melakukan penyidikan dan penyelidikan hingga berhasil mengamankan kedua pelaku di kediamannya.

“Kedua pelaku berhasil kita amankan tanpa adanya perlawanan dan langsung di bawa ke Polrestabes Palembang,” kata Kompol Edi, Rabu (2/12).

Kompol Edi menjelaskan, melihat handphonenya dijambret korban sempat menarik motor pelaku hingga korban terjatuh.

Baca:  Pasutri Gagal Pasok Enam Kilogram Sabu ke Palembang

Akibatnya korban mengalami kerugian 1 unit handphone merk oppo a5s warna hitam dengan total kerugian Rp 1,8 juta.

Sementara itu pelaku berinisial RA (15) mengakui perbuatannya.

“Saya nekat melakukan perbuatan itu bersama teman saya lantaran tidak mempunyai uang untuk membenari mesin vespa saya yang rusak,” kata RA.

Ia mengaku baru satu kali melakukan perbuatan tersebut.#osk