Home / Headline / Dua Jambret Kambuhan Ditembak

Dua Jambret Kambuhan Ditembak

BP/IST
Dua jambret  kambuhan terpaksa ditembak Unit 1 Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel saat akan ditangkap, Rabu (2/12).

Palembang, BP

Dua jambret  kambuhan terpaksa ditembak Unit 1 Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel saat akan ditangkap, Rabu (2/12).

Timah panas polisi, harus bersarang di kaki masing-masing kaki kedua tersangka. Tindakan tegas, harus dilakukan karena berupaya melawan ketika ditangkap.

Kedua tersangka yakni Gilang (20) warga Jalan Panca Usaha, Kecamatan Seberang Ulu 1 Palembang dan Randa (25) warga 1 Ulu Darat Kecamatan Seberang Ulu 1 Palembang.

Aksi para pelaku dengan mengincar kaum perempuan yang membawa tas atau sedang memainkan ponsel. Setidaknya, mereka sudah beraksi di Palembang sebanyak tiga kali.

Aksi kedua pelaku menjambret seorang ibu-ibu di pinggir jalan Gubernur HA Bastari, hingga membuat korban mengalami luka-luka.

“Saat beraksi aku selaku bersama Randa. Kami biasa beraksi di kawasan Jakabaring, Kambang Iwak, dan di kawasan PS,” kata tersangka Gilang .

Karena bertugas sebagai pilot, Gilang mengaku hanya mendapatkan bagian sebesar Rp 300 ribu dari Randa. Uang tersebut, digunakannya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Sedangkan tersangka  Randa mengaku, mereka mengincar korban yang membawa tas atau bermain ponsel di pinggir jalan. Ia bertugas sebagai eksekutor dan menjual barang hasil jambret.

Kasubdit 3 Jatanras Polda Sumsel, Kompol Suryadi mengatakan kedua tersangka jambret ini merupakan jambret sadis yang beraksi dengan mengincar korban perempuan.

“Kedua tersangka ini selalu mengincar perempuan terutama beraksi di tempat sepi. Kejadian di Jakabaring Palembang, korbannya seorang ibu-ibu terjatuh dan mengalami sejumlah luka dibagian wajahnya,” kata Suryadi.#osk

 

x

Jangan Lewatkan

Pemprov Sumsel dan DPRD Sumsel Dinilai Tak Miliki  Langkah Kongkrit  Terkait Tingginya Covid-19

Palembang, BP Ketua  Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H. Toyeb Rakembang S.Ag  mengakui penanganann kasus ...