Home / Headline / Ketua MPW BKPRMI Sumsel Sayangkan Musda BKPRMI Palembang

Ketua MPW BKPRMI Sumsel Sayangkan Musda BKPRMI Palembang

BP/IST
Samsul Rizal, Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) BKPRMI Sumsel

Palembang, BP

Musyawarah Daerah IX Dewan Pengurus Daerah (DPD) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Palembang yang berakhir dengan walkoutnya lima utusan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) BKPRMI Sumatera Selatan sangat disayangnya oleh Samsul Rizal, Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) BKPRMI Sumsel.

Samsul yang pernah menjabat Ketua Umum DPW BKPRMI Sumsel periode 2015-2019 ini mengatakan bahwa insiden walkout seharusnya tak perlu ada jika musyawarah dapat berjalan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

“Kuncinya mudah, tinggal patuhi dan jalankan saja AD/ART, semuanya akan berjalan lancar,” terangnya usai menghadiri konsultasi dengan penasehat BKPRMI Sumsel, Senin (30/11/2020)

Dia mengaku baru mendengar beritanya malam Minggu langsung dari Ketua Umum DPW, kalau Musda Kota Palembang berakhir deadlock. Permasalahan paling mendasar adalah pada syarat khusus calon Ketua Umum. AD/ART mensyaratkan calon Ketua Umum DPD, DPK, DPKel/DPDes harus mengantongi sertifikat lulus LMD 1, calon Ketua Umum DPW harus lulus LMD 2 dan calon Ketua Umum DPP harus lulus LMD 3. Semuanya harus dibuktikan dengan sertifikat yang teregistrasi di pusat. Makanya setiap calon yang punya sertifikat akan langsung diverifikasi oleh Direktur Nasinoal (Dirnas) Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Dakwah dan Sumber Daya Manusia (LPPDSDM) BKPRMI.

“Jadi periode kepengurusan DPP saat ini adalah periode perapian kaderisasi, supaya tidak ada orang yang tiba-tiba baru bergabung bisa menjadi ketua, jadi harus ikut pengkaderan terlebih dahulu,” ujar Wasekjend DPP BKPRMI ini.

Terpisah, H. Nanag Mubarok saat Latihan Mujahid Dakwah (LMD) 1 Sumatera Selatan secara virtual (11-13/10/2020) mengatakan bahwa BKPRMI memiliki pola pengkaderan berjenjang yang disebut Halaqah Ta’dibiyaj mulai dari kader mula, muda, madya, mandiri, mahir dan purna.

“Biarpun memiliki sertifikat LMD kalau tidak aktif mengikuti pengkaderan maka dia tidak bisa mencalonkan diri jadi ketua,” terang Nanang saat itu.

Di Sumsel, ada sekitar 50 orang yang memegang sertifikat LMD 1 dan aktif dalam pembinaan. Sedangkan pemilik sertifikat LMD 2 yang aktif mengikuti pembinaan baru ada sekitar 20-an yang nantinya memiliki tiket untuk jadi Ketua umum DPW BKPRMI Sumsel ke depannya.#osk

x

Jangan Lewatkan

DPRD Sumsel Klaim Sudah Hasilkan 6 Perda Hak Inisiatif

Palembang, BP Ketua  Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H. Toyeb Rakembang S.Ag mengakui hingga kini ...