Spesialis Jambret Hape Diciduk Polisi

5


BP/IST
Alfendi (21) dan Jeri Saputra (17), dua dari tiga pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang videonya sempat viral di media sosial akhirnya ditangkap Unit IV Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel pimpinan Kanit Kompol Zainuri, Jumat (27/11) malam.

Palembang, BP

Alfendi (21) dan Jeri Saputra (17), dua dari tiga pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang videonya sempat viral di media sosial akhirnya ditangkap Unit IV Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel pimpinan Kanit Kompol Zainuri, Jumat (27/11) malam.

Video kawanan spesialis jambret telepon gengam anak-anak di Palembang ini viral di media sosial usai aksinya merampas telepon genggam milik seorang anak di Jalan Gotong Royong KM.5 Palembang, Rabu (25/11) lalu. Keduanya pun tak berkutik saat ditangkap di kediamannya masing- masing di Jalan Perindustrian II Kampung Sukadamai Kelurahan Sukarami Kecamatan Sukarami.

Baca:  Residivis Curanmor yang 5 Kali Masuk Penjara Ditembak

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel Kompol Suryadi mengatakan, dalam aksinya kawanan teresebut menggunakan sepeda motor dengan modus berpura-pura akan membeli sesuatu di warung. Lalu, ketika ada korban anak pemilik warung sedang memainkan poselnya, pelaku ini langsung mengambil paksa dan melarikan diri.

“Dalam aksinya tersangka ini mengincar warung yang kondisi di sekitarnya sepi. Kemudian, satu tersangka berpura-pura akan membeli sesuatu di warung korbanya, lalu melancarkan aksinya yakni merampas ponsel dari tangan anak pemilik warung dan langsung kabur,” kata Suryadi, Sabtu (28/11).

Suryadi juga mengatakam, bahwa aksi tindak pidana tersebut bukan yang pertama kali dilakukan oleh kawanan spesialis tersebut, namun pihaknya masih melakukan pengembangan untuk mengetahui sudah berapa kali beraksi.

Baca:  Pelaku Begal Ditembak

“Sebelum melakukan aksinya mereka juga mengintai lokasi terlebih dahulu, jika aman baru beraksi. Untuk kejadian yang baru ini, aksi mereka terekam kamera CCTV kemudian viral di Instagram. Satu tersangka lagi yang berperan sebagai joki yakni David masih DPO,” tambahnya.

Sedangkan  tersangka Jeri, mengaku, bahwa memang mengincar anak-anak sebagai sasarannya dikarenakan mudah dan tanpa perlawanan saat beraksi. Dirinya juga mengaku sudah pernah melakukan hal serupa yakni di kawasan Talang Kelapa.

“Kami tidak tahu kalau aksi kami viral di Instagram. Sengaja pilih anak-anak, biar gampang karena tidak ada perlawanan dari mereka, rampas hape terus langsung kabur,” katanya.

Baca:  Dua Jambret Keok Ditembak Petugas

Dikatakan Jeri, awalnya ide melakukan aksi tersebut dari tersangka David (DPO). Usai beraksi, mereka pun langsung menjual ponsel tersebut dan hasilnya dibagi tiga. Uangnya untuk di belikan kebutuhan sehari-hari dan membeli narkoba.

“Uangnya kami bagi rata paka, untuk kami beli sabu dan kebutuhan sehari-hari pak. Kalau yang punya ide jambret ini David. Saya juga pernah di penjara dengan kasus yang sama dan dihukum selama 5 bulan,” katanya.#osk