Pelaku Bobol Kotak Amal Masjid Diamankan

3

Poto:
Tersangka Randi Saputra

Palembang, BP

Niat berkerja di Palembang oleh Randi Saputra (28) justru melakukan pembobolan kotak amal di dua masjid di wilayah Bukit Besar Palembang.

Ujungnya , Randi warga Jalan Way Hitam, Lorong Family I, Kecamatan Ilir Barat I ini harus mendekam jeruji besi Polsek Ilir Barat I karena aksinya dipergoki warga lalu diserahkan ke polisi.

Aksi pertama yang dilakukan Randi yakni di masjid Muhajirin di kawasan kampus dalam aksinya Randi membongkar dua kotak amal yang ada di dalam masjid dengan menggunakan obeng dan berhasil menggasak uang sebesar Rp 280 ribu yang ada didalam kotak amal.

Baca:  Dua Tahun Buron, Pelaku Pembunuhan Petani Karet Ditembak Petugas di Bangka

Diaksinya yang kedua di masjid Jamik As Solihin Randi kepergok pengurus masjid saat membongkar kotak amal hingga akhirnya iapun diserahkan ke polisi.

Randi mengaku ia baru sekitar seminggu datang ke Palembang dari kampung nya Babat Toman untuk mencari kerja. Tapi ia belum juga mendapatkan kerja hingga akhirnya ia nekat membongkar kotak amal di masjid.

“Aku dak katek duet mano anak aku nak bejajan. Jadi aku nekat bongkar kotak amal masjid,”katanya kepada wartawan Rabu (25/11).

Baca:  Copet Pasar 16 Ilir Ditembak

Diakui Randi ia datang ke masjid dengan menggunakan sepeda motor dalam perjalanan ia menemukan obeng. Obeng itulah yang digunakan nya untuk membongkar kotak amal.

 

“Kalau kotak amal di masjid Muhajirin saya dapat uang Rp 280 ribu. Nah waktu bongkar kotak amal di masjid yang kedua ketahuan pengurus masjid saya pun ditangkap dan diserahkan ke polisi,”katanya.

Kapolsek Ilir Barat I Kompol Deni Triana didampingi Kanit Reskrim Iptu Ginting mengatakan pelaku merupakan pelaku spesialis pencurian kotak amal masjid bahkan pelaku dua kali melakukan aksinya didua masjid pelaku beraksi disiang hari.

Baca:  Tiga Pencuri Barang Antik Ditangkap

 

“Modus pelaku membongkar kotak amal masjid dengan obeng saat kondisi masjid dalam kondisi sepi. Pelaku ditangkap pengurus masjid saat melakukan aksi yang kedua kalinya,”katanya.

 

Dari tangan tersangka polisi menyita barang bukti berupa tiga kotak amal masjid yang telah dibongkar tersangka dan uang sebesar Rp 280 ribu yang ada didalam kotak amal. “Atas perbuatannya tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukumannya lima tahun penjara,”katanya.#osk