Insentif Guru di Sumsel , Wagub Sumsel Akui Tahun 2021 Baru Lakukan Telaah Terhadap Aturan Terkait

4

BP/IST
Wagub Sumsel H Mawardi Yahya

Palembang, BP

DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar rapat paripurna  dengan agenda jawaban Gubernur Sumsel  terhadap pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Sumsel  atas penjelasan Gubernur Sumsel  terhadap rancangan peraturan daerah tentang APBD Provinsi Sumsel tahun anggaran (TA) 2021, Rabu (25/11).

Rapat paripurna di pimpin Wakil Ketua DPRD Sumsel Muchendi Mahzareki dan dihadiri Wakil Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya dan jajaran serta undangan.

Menurut Mawardi menjelaskan untuk tahun 2021 Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Dinas Pendidikan telah melakukan koordinasi dengan instansi terkait dan sekaligus melakukaan telaah terhadap aturan yang ada terkait kemungkinan untuk pembayaran insentif bagi pendidik dan tenaga kependidikan (Guru) .

 

Terkait dengan permintaan agar Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan memperhatikan kesejahteraan guru yang berstatus honorer untuk diberikan honorarium, dijelaskan bahwa Pemerintah  Provinsi Sumatera Selatan telah berupaya maksimal agar kesejahteraan pendidik dan tenaga kependidikan meningkat.

Baca:  HUT Golkar ke-56,  di Sumsel Digelar Kampanye Kebiasaan Baru 3M Hingga Rekor Muri

 

Saat ini telah membayarkan gaji pendidik dan tenaga kependidikan sebesar Rp.1.800.000,00 untuk 705 orang pada SMA dan SMK sejak tahun 2017, untuk yang lainnya dibayar oleh dana Pembinaan dan Pengembangan SMA/SMK/SLB Negeri  yang disesuaikan dengan kemampuan sekolah.

 

Terkait peningkatan daya saing dunia pendidikan yang dilakukan secara webinar dan mendapat keluhan dari siswa karena pembelajaran secara webinar hanya membuat pusing, membebani orang tua siswa, dapat dijelaskan bahwa pada masa pandemi ini belum dimungkinkan pembelajaran tatap muka sebab anak didik merupakan aset yang dimiliki untuk masa yang akan datang, terkait hal tersebut pembelajaran dimasa pandemi ini dilakukan dengan sistem daring maupun luring.

Untuk pembelajaran daring memang membutuhkan biaya yang agak tinggi, akan tetapi pada masa pandemi ini banyak sekali bantuan stimulan kepada siswa  baik dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah untuk mengurangi beban orang tua dalam pembelajaran di masa pandemi.

Baca:  10.700 Orang Guru PNS Sumsel Harus Diteliti

“Dinas Pendidikan telah berupaya maksimal agar kesejahteraan pendidik dan tenaga kependidikan meningkat, dapat peningkatan kesejahteraan pendidik dan tenaga kependidikan tersebut diperlukan aturan yang jelas, pada saat ini Dinas Pendidikan telah melakukan koordinasi baik di dalam instansi maupun di luar instansi sekaligus melakukaan telaah terhadap aturan yang ada terkait kemungkinan untuk pembayaran insentif bagi pendidik dan tenaga kependidikan,” katanya.

Selain itu menurutnya, peningkatan sarana dan prasarana sekolah memang sangatlah penting untuk peningkatan kualitas sekolah, dalam peningkatan sarana dan prasarana sekolah bisa dilakukan lewat pemerintah daerah, pemerintah pusat, peran serta orang tua maupun lewat pihak swasta lewat dana CSR.

Baca:  Kapolda Sumsel Ingatkan Apapun Yang Terjadi Dilapangan Tetaplah Menjadi Tanggung Jawab Bersama.

“Untuk sarana dan prasarana menuju sekolah dapat juga dilakukan oleh OPD lain seperti PU dan juga dapat memanfaatkan dana desa lewat kepala desa di lingkungan sekolah tersebut,” katanya.

Selain itu dalam pendirian sekolah Dinas Pendidikan telah melakukan  analisis, baik terhadap hal-hal pendirian tersebut bahkan analisis terhadap lingkungan sekitar dan diharapkan dengan pembangunan sekolah baru tersebut juga dapat meningkatkan  pendapatan ekonomi masyarakat diskitar pendirian sekolah tersebut.

Terkait keterlambatan pembayaran Program Sekolah Gratis (PSG) khususnya untuk Triwulan IV yang belum dibayarkan dikarenakan anggaran untuk pembayaran Triwulan IV dipintakan pada  Perubahan APBD, saat ini masih proses pembayaran Program Sekolah Gratis (PSG) Triwulan IV.

Wakil Ketua DPRD Sumsel Muchendi Mahzareki  mengatakan, rapat paripurna dilanjutkan tanggal 4 Desember 2020 dengan agenda tanggapan komisi-komisi DPRD Sumsel.#osk