Larikan Mobil Sopir Travel, Devi Ditangkap Polisi

3

BP/IST
Devi Susanti Chaniago saat berada di Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel

Palembang, BP

Anggota Unit III Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel menangkap Devi Susanti Chaniago seorang perempuan pelaku pencurian mobil kijang Innova yang korban nya sopir travel.

Devi Susanti Chaniago ditangkap dikediaman nya di Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir setelah korbannya melapor ke polisi.

Dihadapan polisi, Devi mengaku ia membawa mobil korban bersama teman prianya ED. Saat itu ia bersama temannya pura pura menumpang mobil korban dari Kayuagung ke Cengal. Saat mobil berhenti di rumah makan pindang meranjat Ogan Ilir. Ia lalu minjam kunci kontak mobil korban dengan alasan akan mengambil barang nya yang ada didalam mobil.

Baca:  Pukul Mobil Polisi Hingga Penyok, Dua Sekawan Dibekuk

“Mobilnya kami bawa lari, sopirnya kami tinggalkan di rumah makan pindang meranjat itulah,”katanya kepada wartawan Selasa (24/11).

Mobil kijang Innova yang dibawa lari pelaku dijual nya seharga Rp 30 juta. Namun ia dan temannya ED masing-masing menerima Rp 12 juta. “Kalau melarikan mobil baru satu kali ini saja, kalau mobil Ertiga saya hanya makelar penjualan saja untuk penggelapan saya tidak tahu sama sekali,” katanya.

Baca:  Oknum Mahasiswa Rusak Mobil Polisi Ditangkap

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel Kompol Suryadi SIK MH mengatakan pihaknya menangkap satu perempuan pelaku pencurian mobil kijang Innova milik sopir travel. Modus pelaku terbilang unik pelaku berkolaborasi dengan ED teman prianya berpura pura menjadi penumpang travel jurusan Kayuagung Cengal.

“Saat mobil berhenti di rumah makan dikawasan OKI Pelaku pura pura akan mengambil barang didalam mobil meminjam kunci mobil ke korban. Dari sinilah pelaku membawa lari mobil korban,”katanya.

Baca:  84 Mobil Operasional Diserahkan ke Bawaslu Kabupaten dan Kota di Sumsel

Tidak hanya membawa kabur mobil travel, kata Suryadi setelah dikembangkan pelaku juga terlibat kasus penggelapan dan makelar penjualan mobil yang tidak memiliki surat menyurat atau bodong diduga mobil tarikan leasing.

“Sejauh ini pelaku mengaku baru satu kali mencuri mobil, begitu juga dengan penggelapan mobil yang dilakukannya. Namun kami masih terus mendalaminya termasuk koordinasi dengan Polres Polres lain untuk mencari apakah ada laporan terkait pelaku perempuan ini. Termasuk memburu ED teman pria pelaku,” katanya.#osk