Home / Headline / Pelaku Rekayasa Penodongan Ditangkap

Pelaku Rekayasa Penodongan Ditangkap

BP/IST
Unit III Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel menangkap tiga dari empat pelaku penodongan terhadap Mustika Ulandari (21), warga Jalan Swadaya Lorong Flamboyan Kelurahan Srijaya Kecamatan Alang – Alang Lebar yang terjadi pada 4 Juli 2018 lalu. Di mana aksi penodongan tersebut adalah rekayasa.

Palembang, BP

Unit III Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel menangkap tiga dari empat pelaku penodongan terhadap Mustika Ulandari (21), warga Jalan Swadaya Lorong Flamboyan Kelurahan Srijaya Kecamatan Alang – Alang Lebar yang terjadi pada 4 Juli 2018 lalu. Di mana aksi penodongan tersebut adalah rekayasa.

Salah satu pelaku merupakan mantan pacar Mustika Ulandari sendiri yakni Darman Kaslim (23).

Dalam aksinya, Darman melakukannya bersama tiga rekannya yakni Adi Pratama (23) Agung Prayoga (23) dan Yadi (DPO) di Jalan Demang Lebar Daun Palembang.

“Kejadiannya itu sudah dua tahun yang lalu , waktu itu korban dan saya masih pacaran. Terus yang punya ide untuk menodong itu teman saya Yadi yang belum tertangkap,” kata Darman saat diamankan di Jatanras Polda Sumsel, Senin (23/11).

Menurut Darman, awalnya dirinya sudah janjian dengan pacarnya untuk jalan-jalan makan model. Ditengah perjalanan dirinya bertemu dengan temannya kemudian Yadi mengajak dirinya untuk melakukan penodongan terhadap pacarnya. Karena tidak ada uang dirinya pun mengiyakan terus merekayasa kejadian tersebut.

Setelah rencana diatur, Darman pun menjemput korban di rumah setelah itu mereka merencanakan aksinya. Setelah pelaku dan korban pulang kerumah usai makan model dari belakang tiga pelaku sudah mengikuti. Sampai di lokasi sepi ketiganya memberhentikan paksa sepeda motor yang dikendarai korban lalu menodongkan senjata tajam dan merampas tas korban.

“Waktu mereka mengambil tas aku pura-pura takut dan tidak berani melawan karena sudah rekayasa. Karena takut, pacar saya pun berteriak minta tolong. Mereka pun lari semua sambil membawa tas lalu meninggal motornya karena takut di kejar warga,” katanya.

Darman mengungkapkan, atas kejadian tersebut dirinya bersama pacarnya pun membuat laporan kejadian penodongan itu ke polisi. Dirinya pun menjadi saksi atas kejadian tersebut karena pacarnya tidak tahu sama sekali kalau dirinya juga merupakan kawanan penodongan tersebut.

“Iya dia tidak tau sama sekali kalau saya juga ikut melakukan pendorongan itu sampai sekarang, kami sudah tidak pacaran lagi dan kabarnya dia sudah menikah,” kata Darman.

Pasca melakukan aksi tersebut, kata Darman, dirinya langsung melarikan diri ke Medan dan berkerja disana sebagai petugas tol. “Kemudian saya di pindahkan tugas ke tol Indralaya dan sudah hampir 8 bulan di Palembang, lalu ditangkap,” katanya.#osk

 

x

Jangan Lewatkan

RK Lempari Kaca Mobil, Ditangkap Polisi

Palembang, BP RK (16)  Warga Kecamatan Pamulutan Kabupaten Ogan Ilir ini ditangkap Unit Reskrim Kertapati Palembang, Jumat (22/1) melempar batu ...