DPRD Sumsel Dorong Spot Jalan Tol Palembang – Kayu Agung Dikerjakan Sesegera Mungkin

12

BP/DUDY OSKANDAR
Hasbi Asidiki

Palembang, BP

Jalan Tol Trans Sumatra ruas Palembang-Kayu Agung, mulai berbayar pada November 2020. Tarif tol sebelumnya digratiskan selama enam bulan terakhir.Kebijakan ini sempat di kritisi pihak DPRD Sumsel.

“ Pada saat dibuka pintu tol oleh pengelola tol itu dibebaskan saat tanpa bayaran itu memang ada beberapap spot-spot yang memang harus dikerjakan ulang oleh pengelola tol,”kata anggota DPRD Sumsel Hasbi Asidiki ketika ditemui di DPRD Sumsel, Kamis (19/11).

Baca:  Ruas Betung-Sungai Lilin Lengkapi Jalan Tol Sumsel

Politisi Partai Golkar ini menilai, kalau sudah harus membayar,  menurutnya memang sudah melalui kajian pusat, karena anggaran tol akan dibebankan kepada pengguna jalan tol.

“ Komisi IV DPRD Sumsel berharap dan mendorong spot-spot itu memang di kerjakan sesegera mungkin, karena rawan kecelakaan, pada saat malam hari tanpa lampu penerangan ,” katanya.

Selain itu pihaknya meminta pengelola tol agar penunjuk arah spot-spot yang dikerjakan itu diperjelas.

Baca:  Pembangunan Jalan Tol Ruas Inderalaya – Bengkulu Terus Dikebut

Untuk itu pihaknya segera akan melakukan koordinasi dengan pengelola jalan tol tersebut.

Sebelumnya, Direktur Utama Waskita Sriwijaya Tol, Herwidiakto, mengatakan pengerjaan fisik di tol Kayuagung-Palembang-Betung (Kapal Betung) sepanjang 111,69 kilometer terus dikebut.

“Untuk pengerjaan tol Palembang-Kayu Agung secara keseluruhan selesai November 2020. Sedangkan untuk seksi 3 Palembang-Betung baru dilakukan ground breaking kemarin dan ditargetkan selesai pada 2022,” katanya.

Baca:  Tanah Digusur untuk Jalan Tol Warga Desa Sonuro Ngadu ke Bupati

Pihaknya berharap Proyek Strategis Nasional (PSN) tol Trans Sumatra yang bisa menghubungkan Aceh hingga Lampung dapat memberikan manfaat besar bagi perekonomian masyarakat.

“Dengan adanya tol Kapal Betung ini akan mempersingkat jarak tempuh di tiga wilayah dan juga bisa mengurai kemacetan yang biasanya menumpuk di Betung Banyuasin,” kata Herdiwidiakto.#osk