KPU Siapkan 5.477 Bilik Suara Antisipasi di Sumsel

10

BP/IST
Komisioner KPU Sumsel Divisi Perencanaan, Data dan Informasi Hendri Almawijaya

Palembang, BP

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyiapkan 5.477 bilik suara antisipasi COVID-19 di tujuh kabupaten penyelenggara Pilkada Serentak 9 Desember 2020 sesuai jumlah Tempat pemungutan suara (TPS) yang telah ditetapkan.

 

Komisioner KPU Sumsel Divisi Perencanaan, Data dan Informasi Hendri Almawijaya mengatakan,  tampilan bilik suara tersebut sama seperti bilik suara lainnya, namun lebih ketat dalam pelaksanaan protokol kesehatan.

 

“Bilik itu berdiri sendiri dan dipisahkan (jaga jarak) dari TPS lainnya, tiap TPS ada satu bilik antisipasi,” katanya, Rabu (18/11).

Baca:  39 Pengedar Narkoba Ditangkap Dit Res Narkoba Polres Jajaran Polda Sumsel Minggu II Februari

 

Bilik antisipasi itu diperuntukan pemilih yang didapati bersuhu tubuh 37 derajat celcius atau lebih saat datang ke TPS sesuai indikasi COVID-19 yang diatur pemerintah dalam protokol kesehatan.

 

Namun ia meminta masyarakat tidak menganggap pemilih yang menggunakan bilik suara antisipasi telah positif COVID-19, sebab konfirmasi positif hanya bisa dilakukan lewat tes swab.

 

“Jangan dimaknai itu sebagai bilik COVID-19 karena orang bersuhu 37 derajat belum tentu positif, jadi jangan sampai ada interpretasi ada orang positif COVID-19 di TPS,” katanya.

Baca:  Yusmah Reza Zaini Nahkodai PKPI Sumsel, Fokus Konsolidasi Internal dan Verifikasi Faktual

Selain itu ia juga meluruskan bilik antisipasi bukanlah TPS khusus seperti yang beredar di masyarakat, ia menegaskan bilik khusus hanya ada di Lembaga Pemasyarakatan (LP) untuk narapidana dan hanya ada lima titik di Sumsel.

 

Ia berharap dengan disediakannya bilik khusus membuat masyarakat di tujuh kabupaten penyelenggara pilkada tidak perlu takut dan khawatir datang ke TPS karena panitia menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Baca:  Kasus Covid-19 di Sumsel Terus Meningkat,   DPRD Sumsel Sebut Pemerintah Belum Maksimal

 

“Satu TPS menampung rata-rata 500 daftar pemilih tetap (DPT), maka yang terindikasi COVID-19 tentu perlu dikhususkan,” katanya.

 

Pilkada di Sumsel terselenggara di Kabupaten Ogan Ilir, Musi Rawas, Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, OKU, OKU Selatan, Musi Rawas Utara dan Penukal Abab Lematang Ilir dengan total DPT mencapai 1,8 juta jiwa.#osk