Home / Headline / Dua Buronan Kasus Pembunuhan Serahkan Diri

Dua Buronan Kasus Pembunuhan Serahkan Diri

BP/IST
Dua orang buronan polisi, Kelvin (19) dan Candra (23) Warga PU 1 Simpang Meranti Kelurahan Kemas Rindo Kecamatan Kertapati Palembang berhasil di tangkap setelah menghabisi nyawa Prans (20) pada Rabu (28/10) lalu.

Palembang, BP

Dua orang buronan polisi yang merupakan dua kakak beradik  Kelvin (19) dan Candra (23) Warga PU 1 Simpang Meranti Kelurahan Kemas Rindo Kecamatan Kertapati Palembang menyerahkan diri ke pihak Polsek Kertapati  setelah menghabisi nyawa Frans (20) pada Rabu (28/10) lalu.

Keduanya selama ini bersembunyi  di kawasan Karang Agung Jalur 16 Kabupaten Ogan Komring Ilir.

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Anom Setyadji didampingi Kapolsek Kertapati Iptu Irwan Sidik mengatakan, dimanaa kronologis kejadian dilatari oleh dendam lama.

“Antara korban dan pelaku ini sebelumnya sempat cekcok, dimana korban tidak senang saat ditegur pelaku membuang air besar,dikarenakan pelaku dan teman temanya lagi kumpul kumpul,” kata Anom, Rabu (18/11).

Tak senang ditegur, kata Anom, korban langsung memukul pelaku dan menusuk pelaku dari belakang.

Berdasarkan hasil serangkaian pengejaran, akhirnya pelaku menyerahkan diri ke polisi.

“Ya usai pelaku ditusuk korban, antara pelaku dan korban langsung dilerai oleh teman temannya” katanya.

Dimana peristiwa tersebut terjadi sudah empat bulan yang lalu antara pelaku dan korban, namun pelaku menaruh dendam dengan korban.

” Ya disaat korban lagi mengelas tiang tenda terlihatlah oleh pelaku, pelaku pun langsung pulang mengambil pedang yang diringi oleh adiknya langsung menusuk dan membacok korban hingga korban tewas dirumah sakit,” katanya.

Tersangka Candra mengatakan, bahwa iya bersama dengan adiknya Kelvin melakukan aksi tersebut, dimana adiknya yang terlebih dahulu menusuk korban dan dia yang membacok.

“Ia pak, pas saya mau beli rokok saya terlihat korban didepan lorong sedang mengelas tenda, melihat korban saya langsung pulang mengambil pedang” katanya.

Menurut Candra, dia tidak mengetahui kalau adiknya mengikuti dan langsung menusuk perut korban.

“Saya langsung pulang ngambil pedang, namun tiba tiba adik saya langsung mengejar korban sembari  menusuk korban, melihat korban jatu saya pun langsung membacoknya” katanya.

Usai kejadian mereka pun langsung lari ke karang agung jalur 16, namun mereka puhn merasa tidak tenang.  “Dalam pelarian selama tiga minggu kami tidak tenang ,” katanya.

Sebelumnya, pembunuhan terjadi di Jalan Meranti (PU I), Kelurahan Kemas Rindu, Kecamatan Kertapati Palembang, yang mengakibatkan korban Prans (20) meninggal dunia saar di bawa ke RS Bari Palembang.#osk

 

x

Jangan Lewatkan

Geger, Diduga 15 Orang  Oknum ASN Diperiksa KPK Soal Proyek Jalan

#Pemeriksaan Menumpang di Mapolres OI Inderalaya, BP–Bumi Caram Seguguk mendadak geger, pasalnya sedikitnya dalam 2 hari9 Selasa dan Rabu (24-25 ...