Home / Headline / Lanal Palembang Tangkap Kapal Penyelundup Tekstil di Jambi

Lanal Palembang Tangkap Kapal Penyelundup Tekstil di Jambi

BP/IST
Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Palembang menangkap kapal KM Tiya-I GT 34 di perairan ambang luar Kampung Laut, Kabupaten Tanjungjabung Timur, Provinsi Jambi.

Palembang, BP

Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Palembang menangkap kapal KM Tiya-I GT 34 di perairan ambang luar Kampung Laut, Kabupaten Tanjungjabung Timur, Provinsi Jambi.

Kapal tersebut membawa 1.000 gulung tekstil tanpa dilengkapi dokumen resmi. Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Palembang Kolonel Laut (P) Filda Malari CTMP usai memeriksa barang bukti membenarkan adanya penangkapan tersebut. Tidak hanya barang bukti, tujuh orang anak buah kapal (ABK) ikut diamankan petugas.

Menurutnya, dalam melakukan aksinya pelaku mengelabui petugas dengan cara menutup barang dengan karung. “Jadi setelah dicek, ternyata tidak sesuai dengan manifest. Informasi sementara, barang bukti tersebut berasal dari Sungai Guntung, Riau,” kata Filda, Kamis (5/11).

Dia menambahkan, modus mereka adalah membawa barang tersebut sampai di Jambi.

“Usai diturunkan, muatan tersebut akan dibawa ke Jakarta melalui transportasi darat,” katanya.

Tidak hanya itu, usai diperiksa lagi, petugas juga menemukan barang-barang rumah tangga seperti blender, alat olahraga, thermogun dan lampu-lampu hias.

Bila ditotal kerugian akibat aksi penyelundupan ini bisa mencapai miliaran rupiah. “Kalau ditaksir satu gulung tekstil itu berkisar Rp20 juta, berarti kerugian negara sekitar Rp20 miliar,” kata Filda.

Awal terungkapnya kejadian ini, berawal dari Selasa (3/11) lalu, Tim F1QR Lanal Palembang di Jambi mendapatkan informasi adanya kapal yang akan menyelundup barang.

Tidak menunggu lama, petugas langsung melakukan pengecekan di laut Jambi. Benar saja, pada Rabu (4/11) dini hari di Perairan ambang luar Kampung Laut, Kabupaten Tanjungjabung Timur, Provinsi Jambi, petugas melihat kapal yang mencurigakan.

 

Benar saja, saat diberhentikan dan diperiksa petugas, ABK kapal tidak dapat mengelak. Mereka tidak bisa memberikan dokumen sah.

 

“Terkait asal barang, masih dalam proses pendalaman dulu, kita lagi mencoba cari keterangan. Ini sudah jelas-jelas melanggar,” katanya.

 

Guna penyelidikan lebih lanjut, kapal tangkapan beserta barang bukti dan keenam ABK dibawa ke Dermaga Posmat Muara Sabak.#osk

 

x

Jangan Lewatkan

Kapolda Sumsel Ultah Ke -56 , Pangdam II Sriwijaya Berikan Kejutan

Palembang, BP Keluarga besar Komando Daerah Militer (Kodam) II Sriwijaya memberikan kejutan kepada Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan Irjen Pol ...