Data Covid-19 Sumsel 5 November: Kasus Baru Naik 68, Total 8.022 Orang

7

BP/IST
Wiku Adisasmito

Palembang, BP

Kasus baru positif Covid-19 di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) masih meningkat 68 orang, Kamis (5/11).

Penambahan tersebut membuat total kumulatif pasien terpapar virus corona sejak pandemi menjadi 8.090 orang dari sebelumnya 8.022 orang.

Data ini berdasarkan Laporan Media Harian Covid-19 yang dipublikasikan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Kamis (5/11), hingga pukul 12.00 .

Sumsel hari ini berada di peringkat 12 penambahan kasus terbanyak dari 34 provinsi di Indonesia.

Baca:  Polda Sumsel Susun Renja Tahun 2021

Sementara pasien positif Covid-19 yang sembuh di Provinsi Sumsel juga melonjak 88 orang. Total kumulatif pasien yang telah sembuh dari virus corona berjumlah 6.610 orang dari sebelumnya 6.522 orang.

Jumlah pasien Covid-19 yang meninggal dunia di Sumbar juga bertambah tiga hari ini. Total kasus kematian sejak pandemi Covid-19 mencapai 442 orang dari sebelumnya 439 orang.

Juru bicara covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, secara nasional di 34 provinsi Indonesia, jumlah pasien positif Covid-19 bertambah menjadi 425.796 orang.

Baca:  Tambah 73 Kasus di 12 September, Pasien Covid-19 di Sumsel Tembus 5.018 Jiwa

Ada penambahan sebanyak 4.065 dibandingkan sebelumnya 421.731 orang. Jumlah tersebut merupakan hasil penelusuran (tracing) terhadap spesimen yang dilakukan dengan metode real time polymerase chain reaction (PCR) dan tes cepat molekuler (TCM).

Selain itu juga dilaporkan pasien yang sembuh dari Covid-19 kini mencapai 357.142 orang.

Ada penambahan 3.860 dibandingkan sebelumnya 353.282 orang. Sementara jumlah pasien Covid-19 yang meninggal dunia mencapai 14.348 orang.

Baca:  Update 17 Juni Covid-19 Sumsel: Positif 1.541 Orang , Sembuh 682 Orang , Meninggal 61 Orang

Ada penambahan 89 dibandingkan sebelumnya sebanyak 14.259 orang. Penambahan kasus baru Covid-19 terbanyak di Indonesia tetap di Provinsi DKI Jakarta sebanyak 797 kasus.

Di urutan kedua Jawa Barat 627 kasus dan ketiga terbanyak Jawa Tengah 360 kasus. Keempat Kalimantan Timur 307 pasien dan kelima Jawa Timur dengan penambahan 278 pasien.#osk