Home / Headline / SJ Diperkosa Kenalan Baru di FB

SJ Diperkosa Kenalan Baru di FB

BP/IST
 SJ (13), warga Kertapati Palembang melapor ke Mapolda Sumsel lantaran diperkosa oleh DI (18), yang baru dikenalnya lewat media sosial Facebook (FB).

Palembang, BP

SJ (13), warga Kertapati Palembang melapor ke Mapolda Sumsel lantaran diperkosa oleh DI (18), yang baru dikenalnya lewat media sosial Facebook (FB).

Rijen Kadin Hasibuan, kuasa hukum korban mengatakan, jika kejadian tersebut berawal saat korban baru berkenalan dengan pelaku melalui media sosial selama tiga hari. Setelah berkenalan pelaku mengajak korban jalan-jalan.

“Sesudah kenalan di Facebook, pelaku kemudian melanjutkan percakapan lewat Whatsaap. Lalu mengajak korban untuk jalan-jalan sekitar pukul 13.00,” kata Rijen usai mendampingi keluarga korban melapor ke SPKT Polda Sumsel, Rabu (4/11).

Selama di perjalanan dari rumah korban, kata Rijen, korban yang diketahui masih duduk dibangku SMP ini diajak pelaku melewati jalanan sempit sebelum tiba di kos-kosan di kawasan Jalan Angkatan 66 Palembang. Setelah sampai di kos-kosan sekitar pukul 13.30, korban sempat bertanya kepada pelaku maksud mengajaknya ke tempat tersebut.

“Korban sempat tanya mau ngapain di kos-kosan itu, terus pelaku jawab mau ke sini sebentar. Setelah masuk ke kamar kos-kosan, pelaku langsung menarik korban dan terjadilah pemerkosaan sebanyak satu kali,” katanya.

Setelah pelaku melampiaskan nafsunya, pelaku kemudian mengajak korban untuk pulang. Namun bukannya diantar pulang, korban justru ditinggal begitu saja di pinggir jalan tidak jauh dari lokasi kos-kosan tersebut.

“Setelah ditinggal di pinggir jalan, korban kemudian menguhubungi temannya melalui ponselnya untuk minta dijemput karena tidak mengetahui lokasi setempat,” kata Rijen.

Rijen juga mengatakan, jika pelaku pemerkosaan diduga sudah profesional dalam mencari mangsa lantaran pasca melancarkan aksinya seluruh akses untuk menghubungi pelaku langsung menghilang karena telepon dan media sosial yang digunakan pelaku telah diblokir.

Sementara itu, AS orangtua korban mengatakan, jika keluarga baru mengetahui jika anaknya menjadi korban pemerkosaan lantaran korban lebih banyak mengurung diri bertindak tidak seperti biasanya.

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi mengatakan, jika pihaknya telah menerima laporan tersebut dengan nomor LPB / 843 / XI / 2020 / SPKT dan selanjutnya ditindaklanjuti untuk diproses oleh Subdit PPA.#osk

 

 

x

Jangan Lewatkan

Ketua MPR Minta Pemerintah Korea Selatan Berikan Perhatian Khusus Kepada WNI Penderita Corona

Jakarta, BP–Ketua MPR RI Bambang Soesatyo melalui Wakil Ketua Parlemen Korea Selatan meminta pemerintah Korea Selatan memberikan perhatian khusus terhadap ...