Home / Headline / Pasangan Kuryana Aziz-Johan Anuar Ditanya Angka Kemiskinan OKU Capai Dua Digit

Pasangan Kuryana Aziz-Johan Anuar Ditanya Angka Kemiskinan OKU Capai Dua Digit


BP/IST
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ogan Komering Ulu (OKU) menggelar debat pasangan calon Bupati Dan Wakil Bupati OKU dalam pilkada 2020, di Hotel Excelton, Rabu (26/10) . Debat kandidat pilkada OKU cukup berbeda karena hanya ada satu calon yakni Drs H. Kuryana Aziz dan Drs Johan Anuar.

Palembang, BP

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ogan Komering Ulu (OKU) menggelar debat pasangan calon Bupati Dan Wakil Bupati OKU dalam pilkada 2020, di Hotel Excelton, Rabu (26/10) malam.

Debat kandidat pilkada OKU cukup berbeda karena hanya ada satu calon yakni Drs H. Kuryana Aziz dan Drs Johan Anuar.

Di sesi penajaman visi dan misi yang disampaikan calon Bupati dan Wakil Bupati terdapat 4 orang panelis yang menyampaikan pertanyaan.

Diantaranya, DR MH Husni Thamrin, Prof DR Alfitri, DR Yudha Mahrom dan DR Adji Alamsyah.

Pertanyaan menarik muncul dari panelis kedua, Prof DR Alfitri tentang angka kemiskinan di OKU yang mencapai dua digit yakni 12, 77 persen.

Sementara lapangan pekerjaan di OKU memang telah terjadi peningkatan.

Pertanyaan itu pun ditanggapi langsung oleh calon Bupati, Kuryana Aziz. Calon Bupati petahana mengakui sulitnya untuk mengatasi kemiskinan di wilayah OKU. Dari tahun ke tahun kemiskinan masih bertahan di dua digit.

“Iya kemiskinan di OKU memang masih tinggi karena dua digit, kita terus dorong untuk menurunkannya menjadi satu digit. Kita banyak ciptakan di lapangan kerja, melalui kehadiran para investor,” katanya.

Dilanjutkannya, sejumlah investor yang telah hadir diantaranya mall dan hotel berbintang. Keduanya telah menyerap cukup banyak pengawai lokal sehingga dapat mengurangi pengangguran.

“Terbaru, setelah mall dan hotel yang sudah ada. Dalam waktu dekat akan ada PLTU yang akan masuk. Mereka akan menggelontorkan investasi senilai 3 triliyun rupiah di OKU. Itu PLTU terbesar di Sumatera.” katanya

Prof DR Alfitri menanggapi dalam menyinggung pengembangan lokasi pariwisata Goa Putri dan Goa Harimau yang sangat dikenal di masyarakat.

  1. Kuryana Aziz kembali menanggapi pertanyaan itu, Ia menyebut pengembangan obyek wisata goa putri dan goa harimau sudah dilakukan sejak 2012 lalu melalui pembangunan selter.

Kalau goa putri dan goa harimau itu memang sudah dikenal sejak 1979 saya tahu betul. Tapi pengembangan memang baru 2012 lalu. Tapi kendalanya memang minim kunjungan,” katanya

“Kita akan dorong terus agar goa harimau dan goa putri makin dikenal. Terbaru ada profesor dari jakarta yang melakukan penelitian di goa harimau, ternyata ada fosil berusia 3000 tahun, itu akan menjadi daya tarik kedepan,” katanya.

Ketua KPU OKU, Naning Wijaya menyebut debat publik pasangan calon merupakan satu tahapan kampanye dalam pilkada OKU.

Debat ini diharapkan dapat mensosialisasikan pelaksanaan pilkada OKU yang digelar pada 9 Desember 2020.

“Kebetulan kita hanya ada satu pasangan calon, kita harapkan kegiatan ini dapat mensosialisasikan pelaksanaan pilkada. Sehingga target partisipasi pemilih 79 persen dapat tercapai dengan baik,” katanya

Dalam penyampaian visi dan misinya, calon Bupati OKU, Drs H. Kuryana Aziz mengusung jargon ” bekerja Lanjutkan”.

Mereka merupakan calon petahana yang didukung oleh 15 parpol dalam pilkada 2020.

Pembangunan OKU di masa yang akan datang kedua pasangan akan menghadirkan sejumlah program unggulan, memajukan ekonomi kreatif, mewujudkan masyarakat yang religius, memperkuat pembangunan infrastruktur.

Ketua KPU Sumsel Kelly Mariana pelaksanaan debat sudah memenuhi persyaratan dengan melibatkan semua pihak termasuk kalangan disabilitas.

“Materinya menyampaikan kebijakan tentang  apa yang akan dilaksanakan pasangan calon dalam menangani Covid-19,” katanya.#osk

 

x

Jangan Lewatkan

Pria di Palembang Tega Pukul Kepala Ibu Kandung karena Tak Diberi Uang

Palembang, BP Seorang pria muda di Palembang tega menganiaya ibu kandungnya dengan memukul kepala dan menendang perut. Perilaku tak terpuji ...