Home / Headline / Anggota DPRD Muratara Terjaring Razia

Anggota DPRD Muratara Terjaring Razia

BP/IST
Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Sumsel) mulai melaksanakan Operasi Zebra Musi 2020. Terdapat lima jenis pelanggaran yang menjadi prioritas sasaran penindakan dalam operasi yang akan berlangsung hingga 8 November 2020 ini. Razia kali ini polisi menjaring kendaraan anggota DPRD Musi Rawas Utara (Muratara) akibatnya sopir anggota dewan tersebut dikenakan tilang.

Palembang, BP

Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Sumsel) mulai melaksanakan Operasi Zebra Musi 2020. Terdapat lima jenis pelanggaran yang menjadi prioritas sasaran penindakan dalam operasi yang akan berlangsung hingga 8 November 2020 ini.

Razia kali ini polisi menjaring kendaraan anggota DPRD Musi Rawas Utara (Muratara) akibatnya sopir anggota dewan tersebut dikenakan tilang.

Anggota DPRD tersebut bernama Hermansyah Syamsiar dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang merupakan anggota Badan Anggaran dari DPRD Kabupaten  Muratara sempat keluar dari kendaraan dengan nomor polisi BG 212 H yang ditumpanginya untuk menunjukan STNK mobil kepada petugas polisi.

“Iya tadi kita lakukan penilangan terhadap sopirnya karena plat nomor polisi kendaraan yang dikendarai menyalahi aturan, plat mobilnya timbul,” kata  anggota Satlantas Polrestabes Palembang yang bertugas, Senin (26/10).

Sementara itu petugas Satlantas Polrestabes Palembang, Aiptu Elvin mengatakan, dalam Operasi Zebra Musi 2020 terdapat beberapa pelanggaran yang menjadi prioritas, seperti pengendara melawan arus, pengendara tidak memakai helm, pelanggaran terhadap stop line, pelanggaran sirene dan rotator hingga pengendara melintas di bahu jalan.

“Ini adalah pelanggaran tematik yang menjadi prioritas utama untuk Operasi Zebra Musi 2020,” kata Aiptu Elvin di kawasan Pasar Cinde Palembang.

Dalam operasi lalu lintas yang digelar sejak pukul 09.00  hingga pukul 10.00 , polisi  telah memberikan tindakan tilang kepada belasan pengendaran kendaraan bermotor yang melakukan pelanggaran.

“Ada 14 pelanggar yang kita tilang hari ini. Untuk SIM A ada 6 pelanggar, SIM C ada 2 pelanggar, STNK ada 5 pelanggar dan kendaraan roda dua yang ditahan ada 1 unit karena pengendaranya tidak bisa menunjukkan SIM dan STNK,” katanya.

Dalam Operasi Zebra Musi 2020, lanjut Elvin, pihaknya lebih mengedepankan tindakan preemtif dan preventif ketimbang tilang. “40 persen preemtif atau sifatnya edukasi, sosialisasi, 40 persen preventif atau pencegahan yang dilaksanakan dengan turjawali, yaitu pengaturan, penjagaan, pengawalan dan patroli, dan 20 persen penindakan dengan tilang dan sebagainya,” katanya.

Elvin juga menjelaskan, pada operasi kali ini pihaknya tidak akan melakukan razia secara berkerumun. Hal ini untuk menghindari penularan COVID-19.

“Tidak ada razia di titik tertentu seperti tahun sebelumnya karena dikhawatirkan ada kerumunan. Tetapi kami sifatnya hunting, contoh hari ini satu jam di kawasan Cinde,” katanya.#osk

x

Jangan Lewatkan

Ketua MPR Ajak Mahasiswa KOSGORO Terapkan Semangat Solidaritas

Jakarta, BP–Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan, hasil survey Lembaga Riset CESPELS (Center for Social, Political, Economic and Law ...