Home / Headline / Tambang Ilegal Longsor di Muaraenim, Alex Nilai Lemahnya Pengawasan Pemerintah Daerah

Tambang Ilegal Longsor di Muaraenim, Alex Nilai Lemahnya Pengawasan Pemerintah Daerah

BP/DUDY OSKANDAR
H Alex Noerdin

Palembang, BP

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, H Alex Noedin juga menyampaikan dua mendalam atas kembali terjadinya insiden hingga mengakibatkan jatuhnya korban jiwa pada tambang ilegal.

“Ini sebagai bukti, lemahnya pengawasan dari pemerintah daerah setempat. Sudah tahu ilegal kenapa tidak dilarang, barangkali dalam satu dua hari ini saya bakal mendahului ke sana.

Sekaligus berempati kepada keluarga para korban,” sebut Alex disela- sela tasyukuran HUT partai Golkar ke 56 di DPD Golkar Sumsel, Rabu (21/10) malam.

Ia pun selaku pimpinan komisi yang salah satunya membidangi masalah pertambangan, akan melaporkan permasalahan tersebut ke rapat komisi VII untuk dapat ditindaklanjuti.

Ketua komisi IV DPRD Sumsel MF Ridho mengaku turut berduka cita adanya warga yang menjadi korban, dan diharapkan kedepan hal itu tidak terulang lagi.

“Atas kejadian ini, agar pemerintah dan instansi terkait mengambil tindakan tegas, agar tidak terulang kembali kejadian seperti ini,” kata Ridho saat dihubungi, Rabu (21/10).

Anggota komisi IV DPRD Sumsel David Harianto Aljufri menambahkan, jika selaku wakil rakyat pihaknya menyayangkan adanya kejadian itu, apalagi jumlah yang meninggal lebih dari 10 orang pekerja.

“Kita mendesak Pemda (Muara Enim) untuk segera ambil sikap atas kejadian ini. Pemda dan instansi terkait lainnya dalam hal ini kepolisian untuk berkoordinaai mengusut tuntas atas kejadian ini,” katanya.

Ditambahkan politisi Golkar ini, harusnya jika tambang itu ilegal, baik pemerintah dan kepolisian melakukan langkah- langkah persuasif atau pendekatan untuk tidak dilanjutkan.

“Yang jelas, kalau ini memang sudah ada larangannya pasti ini ilegal, dan kami akan turun kelapangan segera,” katanya.#osk

x

Jangan Lewatkan

Selewengkan Dana Desa Untuk Bisnis Batu Giok, Mantan Kades OKUT Diganjar 4 Tahun Penjara

Palembang, BP Mantan Kepala Desa Saung Dadi Kabupaten OKU Timur, Slamet Riyadi yang melakukan penyalahgunaan dana desa untuk keperluan bisnis ...