Home / Headline /  Debat Pasangan Calon Cabup dan Cawabup OKU Timur,   Terkait Penanganan Covid-19 Dinilai Kurang Hangat

 Debat Pasangan Calon Cabup dan Cawabup OKU Timur,   Terkait Penanganan Covid-19 Dinilai Kurang Hangat


BP/IST
Debat kandidat  pasangan calon Bupati (Cabup) dan Calon Wakil Bupati  (Cawabup) OKU Timur di gelar di Hotel Excelton, Palembang, Kamis (22/10) dengan tema, “Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat dan Memajukan Daerah”.

Palembang, BP

Debat kandidat  pasangan calon Bupati (Cabup) dan Calon Wakil Bupati  (Cawabup) OKU Timur di gelar di Hotel Excelton, Palembang, Kamis (22/10) dengan tema, “Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat dan Memajukan Daerah”.

Pasangan Calon bupati dan Wakil Bupati OKU Timur dan Nomor yang berdebat adalah pasangan nomor urut 1 H Lanosin, ST, (Enos)-HM Adi Purna Yudha, SH dan pasangan Nomor urut 2 Kolonel Inf H Ruslan Taimi, SE, MM-dr Herly Sunawan, SH.

Debat kali ini dibawakan oleh MC Ita Husni sedangkan tiga orang panelis yang merupakan para akademisi dan para ahli yaitu pakar pendidikan dari STKIP Nurul Huda Sukaraja OKU Timur Dr Fatkhur Rohman  Mpd, Sosiolog dari UIN Raden Fatah Dr Mohammad Syawaludin MA  dan Ekonom dari Universitas Muhammadiyah Palembang, Yudha Mahrom Dharma Saputra SE Msi

Debat juga dilakukan dengan mengikuti aturan sesuai Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19.

Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 1, H Lanosin Hamzah,ST-H Adi Nugraha Purna Yudha,SH dalam paparan visi misinya dengan jargon Mewujudkan OKU TimurL Lebih Maju dan Mulia. Salah satu upaya yang dilakukan  dengan menurunkan angka pengangguran dengan memperluas lapangan kerja, menarik investor ke OKU Timur dan melakukan pembangunan infrastruktur yang merata.

“Ini semua akan tercapai tentu muaranya perbaikan ekonomi masyarakat. Dan nantinya di OKU Timur tidak ada lagi kesenjangan ekonomi, pengangguran berkurang,” kata Lanosin.

Enos menambahkan, dirinya yakin berkat dukungan semua elemen masyarakat di OKU Timur akan menjadi motivasinya dalam mewujudkan apa yang diharapkan warga OKU Timur. Di samping itu Enos-Yudha berjanji akan meningkatkan kualitas pendidikan baik dibidang sarana prasarana maupun SDM yang muaranya menciptakan peserta didik di OKU Timur berprestasi dan berbudipekerti luhur.

“Yang tidak kalah penting kita akan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang berkualitas melalui SDM yang profesional,” katanya.

Selain itu Enos juga akan melakukan pembangunan infrastruktur di OKU Timur secara merata. Enos menyebutkan, dia telah menyiapkan program untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan perekonomian kerakyatan.

Sementara, paslon nomor urut 2, Kol (Inf) H Ruslan,SE,MM-dr Herly Sumarwan dengan jargon menjadikan OKU Timur Aman, Sehat dan Sejahtera. Dimana, apabila nantinya dipercaya menjadi pemimpin OKU Timur untuk masa jabatan lima tahun ke depan paslon ini bakal memprioitaskan pada lima bidang. Meliputi, bidang keamanan, infrastruktur ketahanan pangan, pendidikan dan kesehatan.

Sedangkan Ketua KPU Sumsel, Dra Hj Kelly Mariana yang hadir secara langsung dalam debat tersebut mengapresiasi acara tersebut.

“Kalau melihat secara keseluruhan pelaksanaan debat telah sesuai dengan PKPU Nomor 13 tahun 2020. Dengan menerapkan protokol kesehatan, selain itu apa yang disampaikan pasangan calon dalam debat ini telah mengikuti aturan,” kata Kelly seraya menyebut pihaknya secara konsisten terus berupaya mensosialisasikan pencegahan penyebaran Covid-19 dengan 3M, mengenakan Masker, Mencuci Tangan hingga Menjaga Jarak.

Hanya saja, Kelly agak mengkritisi soal cara penyampaian kebijakan yang bakal diambil kedua paslon terkait penanganan pandemi Covid-19 apabila terpilih dinilai kurang hangat.

“Barangkali di debat kedua terkait penanganan wabah pandemi Covid-19 ini akan lebih dipertajam lagi oleh kedua paslon. Karena saat ini hal tersebut menjadi isu sentral dan butuh keseriusan pemerintah dalam penanganannya,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua KPU OKU Timur, Herman Jaya mengapresiasi dan berterima kasih kepada kedua paslon yang sudah secara konsisten mematuhi aturan-aturan terkait debat publik yang pertama dan telah disepakati sebelumnya ini.

Di kesempatan itu Herman juga menyampaikan sejauh ini pihaknya telah melakukan berbagai persiapan sesuai tahapan Pilkada termasuk persiapan jelang hari pencoblosan pada tanggal 9 Desember 2020 mendatang. Diantaranya, dengan membagikan undangan per-sesi dimana pada tiap sesinya dibatasi tidak boleh lebih dari 100 pemilih yang datang ke TPS.

“Pengetatan terkait penularan pandemi Covid-19 juga terus dilakukan. Sesuai arahan KPU Sumsel dan KPU RI di tiap TPS nantinya akan disiapkan tempat cuci tangan dan sabun dan sejumlah kelengkapan lain,” kata Herman.

Ditanya soal angka partisipasi pemilih di Pilkada kali ini, Herman mengaku optimis di angka 80 persen, diatas rata-rata nasional 77,5 persen.

“Kita optimis karena dalam beberapa kali penyelenggaraan pemilihan di semua jenjang angka partisipasi di OKU Timur selalu berada di angka 80 persenan,” katanya.

Terkait konteks dan isi materi yang disampaikan pada debat kali ini, Herman menyebut masih dalam tahap wajar.

“Barangkali sama halnya seperti yang terjadi di daerah-daerah lain yang juga menggelar Pilkada situasi panas justru terjadi di linimasa dan dunia maya. Kalau faktanya di lapangan seperti yang terjadi saat ini situasinya kondusif,”  katanya.

Sementara, debat kedua direncanakan bakal digelar pada 3 November 2020 mendatang dengan tema upaya pemerataan ekonomi kerakyatan bagi masyarakat OKU Timur.#osk

 

 

 

 

 

x

Jangan Lewatkan

Pria di Palembang Tega Pukul Kepala Ibu Kandung karena Tak Diberi Uang

Palembang, BP Seorang pria muda di Palembang tega menganiaya ibu kandungnya dengan memukul kepala dan menendang perut. Perilaku tak terpuji ...