Ultimate magazine theme for WordPress.

Kasus Covid-19 di Sumsel Terus Meningkat,   DPRD Sumsel Sebut Pemerintah Belum Maksimal

Poto:
Wakil Koordinator Satgas Lawan Covid- 19 DPRD Sumsel Juanda Hanafiah

Palembang, BP

Pihak Komisi I DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel)  selama ini mengklaim telah maksimal melakukan kunjungan, memberikan bantuan terkait covid-19 di Sumsel. Namun hingga kini angka pasien Covid-19 di Sumsel kecenderungannya terus meningkat setiap hari.

 

“Tapi kalau dikatakan pemerintah kurang ya , mungkin memang belum maksimal saya pikir iya, masih banyak kesulitan –kesulitan seperti di puskesmas , di Rumah Sakit terutama untuk perlengkapan APD, itu masih banyak kekurangan , kalau kami  di DPRD ini memang tidak melakukan langsung ,” Wakil Koordinator Covid-19 DPRD Sumsel, Juanda Hanafiah, Selasa (20/10).

Baca Juga:  DPW PPP Sumsel Bagikan 500 Paket Takjil

Bahkan menurut politisi PAN ini Komisi I DPRD ,sudah pernah mengundang  pihak eksekutif  sudah menyampaikan termasuk beberapa Direktur Rumah Sakit untuk menyampaikan masalah-masalah itu.

“Sementara saya pikir ya responnya ada , kalau maksimal atau tidak maksimal ini  tergantung yang menilainya ini, tapi kami terus , seperti saya berdiskusi dengan ketua  DPRD Sumsel menyampaikan kondisi di lingkungan kita sendiri yang terpapar , tindakan apa yang mau dilakukan dan media harus terus memberikan ini,” kata anggota Komisi I DPRD Sumsel ini.

Baca Juga:  RA Anita Noeringhati : "Tidak Ada Keraguan Vaksin Covid-19 Justru Menjadikan  Kita Sehat”

Terkait DPRD Sumsel mengajukan hak inisiatip pembuatan rancangan peraturan daerah (Raperda) yang bertitik tumpu pada peningkatan disiplin dan penegakkan hukum dalam pencegahan pengendalian penyakit menular dan bencana, dia membenarkan hal tersebut.

“ Kita tanggal 2 November  itu akan ada paripurna , sekaligus paripurna untuk perda penyakit menular ini ,” katanya.

Dan dalam perda menurutnya ada sangsi bagi pelanggarnya .

“ Dan perda itu harusnya dari dulu , kita harus cepat ada perda, kita agak terlambat tapi harus kita lakukan,” katanya.

Baca Juga:  Komisi IV DPRD Sumsel Rekomendasikan Aktifitas Operasional Pabrik Panel Kayu di Indralaya Ditutup Sementara

Apalagi kini secara nasional penyebaran covid-19 , Sumsel menduduki posisi ke 8.

“ Cuma penularan tersebut masih berjalan terus, mungkin sosialisasi kita masih kurang, kalau kita ke dusun mana ada yang pakai masker, makanya dalam perda itu pertegas betul sosialisasi dan semua unsur harus terlibat sampai kepala desa dan segala macam,” katanya.#osk

 

 

 

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...