Home / Headline / Guru Ngaji Cabul Tangkap Polisi

Guru Ngaji Cabul Tangkap Polisi

BP/IST
Tersangka Wahyu Hidayat

Palembang, BP

Wahyu Hidayat (28) seorang guru ngaji tega melakukan perbuatan cabul kepada anak muridnya sendiri, dimana perbuatan tersebut dilakukan pelaku pada Selasa (13/10) sekitar pukul 09.00. 

Sebelumnya diketahui, pelaku sempat menelpon korban ZH (13), untuk mengaji di salah satu tempat pengajian yang berada di Jalan Sriwijaya Pusri Borang.

“Yang pelaku telpon, katanya memberitahu untuk ngaji namun bukan ditempa biasanya  tapi di tempat pengajian di Jalan Sriwijaya tersebut,” uja Ftr paman korban,  Selasa (13/10).

Kemudian, saat itu korban diantar ayahnya langsung, setelah mengaji dan dijemput kakak perempuannya, korban bercerita bahwa ia menjadi korban asusila oleh guru ngajinya sendiri.

“Agak curiga kami biasanya ngaji di Jalan Siaran. Ayuknya jemput jam 9 pagi tadi dan sampe kerumah cerita bahwa korban di pegang pegang oleh guru ngajinya,” kata Ftr kepada wartawan di SPKT Polrestabes Palembang.

Kasubag Humas Polrestabes Palembang AKP Irene membenarkan bahwa pihak SPK menerima serahan pelaku cabul dari Polsek Sako.

“Ya pelaku diamankan dari amukan masa karena melakukan tindakkan pencabulan tersebut pada pagi tadi,” kata AKP Irene.

 

Menurut Irene, modus yang dilakukan pelaku sendiri ialah untuk melatih olah pernafasan agar mengajinya bagus. Dan saat itu memang ia mengaji sendirian.

“Ia memang sudah merencanakannya sejak awal karen saat mengaji korban sendirian tanpa ada temannya. Pelaku melakukan aksi dengan memegang payudara korban, perut dan paha,” katanya.

Sementara pelaku Wahyu, mengakui bahwa ia memegang payudara korban, perut, dan paha korban.

“Ia pak saya khilaf nian, karana lagi kepengen pak. Istri lagi hamil besak pak masuk 9 bulan, saya tergiur dengan tubuh korban” katanya.#osk

 

x

Jangan Lewatkan

Museum Sumatera Selatan Balaputra Dewa Dapat Hibah Dua Benda Bersejarah

Palembang, BP Museum Provinsi Sumatera Selatan Balaputra Dewa, Palembang mendapatkan hibah dua benda bersejarah yaitu Centong untuk acara adat dan ...