Home / Headline / 8 Saksi Diperiksa Marathon, Detik-detik Jelang KPU Putuskan Hasil Pleno  

8 Saksi Diperiksa Marathon, Detik-detik Jelang KPU Putuskan Hasil Pleno  

# Dukung Rekomendasi Keputusan Bawaslu Diskualifikasi Paslon 2 atau Tidak?

Ketua KPU OI Massuryati saat memberikan keterangan pers.

Inderalaya, BP–Jelang keputusan KPU Ogan Ilir (OI) terkait rekomendasi Bawaslu Ogan Ilir 5 Oktober lalu untuk mendiskualifikasikan paslon nomor 2 Ilyas Panji Alam-Endang PU Ishak karena diduga melanggar administrasi.

Ketua KPU OI Massuryati, Senin (12/10) ,mengatakan, surat rekomendasi dari Bawaslu OI sudah diterima oleh KPU OI pada 5 Oktober lalu.

“Bahwasannya diduga ada pelanggaran administrasi yang dilakukan oleh paslon no urut 2 karena itu Bawaslu OI merekomendasikan pendiskualifikasian itu. Jadi untuk hal tersebut kami lagi proses pemahaman atau memeriksa mengkaji, mempelajari dan meneliti terhadap rekom yang diberikan bawaslu. Ya Senin (12/10) kita melakukan rapat pleno tertutup dengan pihak Bawaslu OI, nanti hasilnya akan diumumkan. Yang jelas hari ini, kita tunggulah detik-detiknya,” jelasnya.

Menurut Massuryati, pihaknya sudah 2 hari melakukan pemeriksaan secara marathon, 6 orang pada Hari Minggu(11/10) dan 2 orang pada hari Senin (12/10) secara virtual. “Kita sudah  memanggil dan memeriksa terkait rekomendasi Bawaslu untuk mendiskualifikasi calon bupati petahana yang melanggar administrasi sebanyak 8orang saksi dalam 2 hari. Adapun yang diperiksa secara langsung 6 orang tersebut yaitu 1.Pj Sekda OI 2.Kepala Bappeda, 3. Ketua Karang Taruna Pemulutan Barat, 4. Calon Bupati Petahana Ilyas Panji Alam (IPA), 5. Salah satu camat (terlapor),  dan yang ke 6 adalah pelapor. Keenamnya secara langsung, sementara 2 orang lain seperti Kadinsos dan dari BPBD (Ketua Gugus Covid 19 atau yang diwakili) dimintai keterangan secara virtual atau via zoom,”jelas Ketua KPU OI Massuryati.

Menurutnya saat bertanya dengan calon petahana Ilyas Panji Alam adalah apakah benar peristiwa itu dilakukan oleh yang bersangkutan, dan ada beberapa poin poin penting. Sementara saat melakukan pemeriksaan krpada Oj Sekda OI Badrun, ia menjelaskan tidak begitu paham atau tidak mengetahui.” Artinya kami mendalami memeriksa terkait dengan Anggaran, Kewenangan, Program Kegiatan itu yang kami dalami. Mungkin kami akan melakukan koordinasi kembali terkait hasil rekomendasi diskualifikasi paslon 02 Ilyas Panji Alam dan Endang PU Ishak apakah perlu melakukan pemanggilan lagi atau bagaimana,” katanya.

Selain itu juga, pihaknya juga belum menyampaikan hasil secara langsung terkait rekomendasi diskualifikasi dari Bawaslu ke KPU dikarenakan belum melakukan rapat pleno, lantaran masih mendalami keterangan dari para saksi.

“Kami belum bisa menyampaikan secara langsung hasil rekomendasi diskualifikasi paslon Ilyas Panji Alam dan Endang PU Ishak dikarenakan belum melakukan rapat pleno, Insyallah hari ini hasilnya sudah keluar, kita tunggu saja sampai malam,” jelasnya.

Salah satu warga Inderalaya Bram mengatakan terkejut dengan rekomendasi yang diberikan oleh Bawaslu kepada KPU OI. ” Saya juga terkejut, langkah berani dan saya salut dengan kinerja Bawaslu OI, akhirnya dia bekerja dengan baik merekomendasikan paslon 2 Ilyas Panji Alam-Endang PU Ishak untuk didiskualifikasikan. Tinggal langkah KPU OI ini bagaimana beranikah mereka, kita tunggulah detik-detik keputusan KPU OI bahwa mendukung atau tidak rekom Bawaslu OI agar paslon 2 dieleminasi (didiskualifikasi-red) atau tidak?. Kalau nantinya didiskualifikasi artinya ini sejarah baru bagi OI, karena baru kali inilah saat pilkada petahana didiskualifikasi. Tapi nantilah kita lihat saja keputusan KPU OI seperti apa?” jelasnya. #hen

x

Jangan Lewatkan

Tambang Ilegal Longsor di Muaraenim, Alex Nilai Lemahnya Pengawasan Pemerintah Daerah

Palembang, BP Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, H Alex Noedin juga menyampaikan dua mendalam atas kembali terjadinya insiden hingga ...