Home / Headline / Tak Bayar Fee Penjualan Ratusan Juta, Sales Pupuk Subsidi Diamankan

Tak Bayar Fee Penjualan Ratusan Juta, Sales Pupuk Subsidi Diamankan

BP/IST
Sales Repersentatif untuk memasok pupuk bersubsidi, Paskalia Rio (28) warga Lubuk Linggau berhasil yang menipu ratusan orang diamankan pihak Polda Sumsel.

Palembang, BP

Sales Repersentatif untuk memasok pupuk bersubsidi, Paskalia Rio (28) warga Lubuk Linggau berhasil yang menipu ratusan orang diamankan pihak Polda Sumsel.

Penipuan yang dilakukan pelaku  menawarkan pupuk dengan cara mencari kaki dibawahnya dan diberi fee penjualan sesuai kesepakatan.

Untuk satu orang yang menjadi kakinya dan bisa menjual 8 ton pupuk seharga Rp 18 juta akan diberi fee Rp 500 ribu sampai Rp 1 juta.

“Dimulai Oktober 2019, awalnya berjalan lancar. Maret 2020 mulai macet. Karena awalnya bukan untuk menipu, tetapi menawarkan kerjasama untuk menjual pupuk subsidi,” kata Rio saat diamankan di Unit IV Subdit III Jatanras Polda Sumsel,  Jumat (9/10).

Menurut tersangka, setelah berhasil menawarkan kerjasama ia mulai banyak kaki. Dari situ, sebulan dari kaki-kakinya ia bisa mendapatkan orderan pupuk seberat 300 ton.

Dan  dalam sehari tersangka bisa mendapatkan untung Rp 80 juta.

Namun, untung tersebut tidak dinikmatinya sendiri. Untung Rp 80 juta tersebut, harus dibaginya juga kepada semua kaki yang ikut untuk menjualkan pupuk.

“Aku bayar kaki bisa sampai ratusan juta. Makanya keuntungan yang aku peroleh tidak sebanyak awal setelah bayar kaki. Dari situ, aku berpikir untuk mulai menipu mereka. Ada uang Rp 270 juta, aku pakai untuk DP mobil, beli tanah tiga kapling dan beli motor,” katanya.

Ternyata, kaki-kaki tersangka ini tahu bila mereka sudah ditipu. Terlebih, ketika fee mereka menjualkan pupuk bersubsidi tidak diberikan tersangka.

Dari situlah, para kaki tersangka memutuskan melaporkan tersangka ke polisi lantaran sudah ditipu.

Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel mengatakan, pihaknya mengamankan seorang tersangka yang melakukan penipuan dengan modus menjual pupuk subsidi hingga Rp 40 miliar.

“Tak hanya kaki, tetapi korban dari tersangka ini juga ada yang menginvestasikan uangnya. Mereka juga ditipu tersangka ini,” kata Suryadi.

Penangkapan tersangka ini, berdasarkan empat laporan korban termasuk laporan korban yang ada di Polres Lubuk Linggau.

Dari keterangan tersangka, bila dirinya tidak mendapatkan keuntungan karena harus membayar kaki-kakinya hingga ratusan juta.

“Karena merasa akan tidak dapat apa-apa, sehingga tersangka ini memilih tidak membayarkan fee dan dibelikan untuk kepentingan pribadinya. Tidak menutup kemungkinan, bakal ada lagi satu tersangka dalam kasus ini,” katanya.#osk

 

 

 

 

x

Jangan Lewatkan

Kapolda Sumsel Lepas Personil Polda BKO ke Jakarta

Palembang, BP Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Pol Prof. Dr. Eko Indra Heri S., MM Melaksanakan Kegiatan Apel Pelepasan Keberangkatan ...