Mahasiswa Demo Tolak UU Omnibus Law Cipta Kerja Di Kantor Gubernur Sumsel

6

BP/IST
Kendati Hujan lebat mengguyur kota Palembang, namun aksi demo tolak UU Omnibus Law Cipta Kerja tetap berlangsung di kantor Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Jumat (9/10).

Palembang, BP

Kendati Hujan lebat mengguyur kota Palembang, namun aksi demo tolak UU Omnibus Law Cipta Kerja tetap berlangsung di kantor Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Jumat (9/10).

Mahasiswa dari berbagai kampus di Palembang ini, enggan membubarkan sebelum pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov)  Sumsel menerima tuntutan mereka.

Mahasiswa juga menuntut agar Gubernur Sumsel, menginstruksikan agar jajaran di bawahnya, seperti halnya bupati dan walikota hingga tingkat kades guna menolak UU Omnibus Law.

Baca:  BEM Unsri 'Tantang' Balon Rektor Dialog Langsung dengan Mahasiswa

“Tuntutan ini akan kita sampaikan meski jadwalnya pak Gubernur tidak berada di kantor, siang ini,” kata Humas dari Aksi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se- Sumatera Selatan, Bagas

Selain itu, tuntutan mahasiswa lainnya ialah menuntut Gubernur Sumsel agar berkirim surat kepada Presiden guna mengeluarkan peraturan presiden (Perpu) guna mencabut UU Ciptakerja Omnibus Law.

Baca:  Ratusan Buruh Kembali Demo di DPRD Sumsel Tetap Tolak UU Omnibus Law Cipta Kerja

Di Palembang, aksi penolakan terhadap UU Omnibus Law telah berlangsung selama tiga hari terakhir. Pada Kamis (10/10), aksi yang berlangsung di halaman kantor DPRD Sumatera Selatan berakhir ricuh karena petugas berusaha memaksa mundur para massa aksi.#osk