180 Demonstran Omnibus Law UU Cipta Kerja Tanpa Identitas   Diamankan Polrestabes Palembang

8

BP/DUDY OSKANDAR
Polrestabes Palembang mengamankan 180 orang pendemo yang tak memiliki identitas.

Palembang, BP

Polrestabes Palembang mengamankan 180 orang pendemo yang tak memiliki identitas.

Demo ini terkait penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja di depan gedung DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) pada Rabu (7/10).

Bahkan, beberapa orang diantaranya kedapatan membawa bom molotov.

Oleh polisi, seratusan orang demonstran dibawa ke aula Mapolrestabes Palembang untuk didata dan dibina.

Baca:  Kapolda Sumsel Dapat Penghargaan Publik Trust Dari Lemkapi

Seratusan orang didominasi pelajar yang diamankan ini, mendapat perhatian Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel), Irjen Eko Indra Heri.

Pucuk pimpinan Polda Sumsel ini menyambangi massa yang diamankan tersebut.

“Kalian baik-baik, ya. Jangan anarkis,” kata Kapolda.

“Siap, Pak!” jawab ratusan pemuda serentak.

Kapolda lalu menanyakan kondisi sejumlah orang yang duduk di lantai aula tersebut.

Baca:  Kapolda Sumsel dan Jajaran Belajar Kitab Kuning Bersama

Kapolda ingin memastikan para pemuda tersebut mendapat perlakuan layak selama dibina.

“Sudah makan belum?” tanya Kapolda.

“Belum, Pak. Haus, lapar, Pak,” timpal seorang pemuda.

“Iya, sabar ya. Nanti semua makan siang. Yang penting kalian bersikap baik,” pinta Kapolda.

Setelah melihat langsung kondisi 180 pemuda tersebut, kepada wartawan, Kapolda menegaskan situasi saat ini kondusif.

Baca:  DPRD Sumsel Kritisi Penggunaan BPJS Kesehatan di Sumsel

“Hari ini di Sumsel ada aksi di dua lokasi, yakni di Palembang dan Empat Lawang. Alhamdulillah, situasi kondusif,” kata Kapolda.#osk