Home / Headline / Wagub Sumsel Sampaikan Tanggapan Rancangan  APBD Perubahan Sumsel TA 2020

Wagub Sumsel Sampaikan Tanggapan Rancangan  APBD Perubahan Sumsel TA 2020

BP/IST
DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar rapat paripurna XVII dengan agenda penyampaian tanggapan Gubernur Sumsel atas pemandangan umum fraksi-fraksi atas Rancangan APBD Perubahan Provinsi Sumsel tahun anggaran (TA) 2020,  Senin (5/10) di Gedung DPRD Sumsel.

Palembang, BP

DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar rapat paripurna XVII dengan agenda penyampaian tanggapan Gubernur Sumsel atas pemandangan umum fraksi-fraksi atas Rancangan APBD Perubahan Provinsi Sumsel tahun anggaran (TA) 2020,  Senin (5/10) di Gedung DPRD Sumsel.

Rapat paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Sumsel, H Muchendi Mahzareki,SE  dan dihadiri Wakil Gubernur (Wagub) Sumsel H Mawardi Yahya serta kepala dinas dan para undangan.

Wagub Sumsel H Mawardi Yahya mewakili Gubernur Sumsel mengucapkan terimakasih atas apresiasi, dukungan, tanggapan, saran, dan masukan atas pengajuan raperda ini dari fraksi-fraksi melalui juru bicara masing-masing.

Pada Partai Golkar, Mawardi mengatakan pihaknya sependapat dengan saran yang disampaikan agar acara umum pembangunan di Provinsi Sumsel diarahkan untuk menanggulangi kemiskinan dan pengangguran, pemerataan pembangunan infrastruktur dan pengembangan usaha kecil agar ekonomi masyarakat dapat bertahan. Serta penanggulangan bencana pandemi covid-19 yang terjadi saat ini dan tetap mengutamakan kegiatan padat karya dengan melibatkan maayarakat langsung.

BP/IST
DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar rapat paripurna XVII dengan agenda penyampaian tanggapan Gubernur Sumsel atas pemandangan umum fraksi-fraksi atas Rancangan APBD Perubahan Provinsi Sumsel tahun anggaran (TA) 2020,  Senin (5/10) di Gedung DPRD Sumsel.

Kemudian mengenai dana pinjaman pemulihan ekonomi nasional, dapat dijelaskan bahwa pemerintah provinsi Sumsel telah memprogramkan kegiatan secara efektif dan efisien.

Saat ini dikatakan Mawardi Pemprov Sumsel telah melakukan realokasi dan refocusing APBD Tahun Anggaran 2020 untuk penanganan Covid-19 sebesar Rp203.989.777,00 dan telah terealisasi Rp155.029.608.000,00 atau 75,9%.

Menanggapi pemandangan Fraksi Partai PDI Perjuangan, Mawardi juga menjelaskan terkait pertanyaan banyaknya jabatan pimpinan OPD yang saat ini berstatus Plt bahwa Pemprov Sumsel telah melaksanakan penilaian ujin kompetensi yaitu pada bulan Mei 2020 dan selanjutnya akan dilaksanakan proses seleksi terbuka bagi jabatan berstatus Plt dan diharapkan pada akhir tahun 2020 sudah dapat diselesaikan.

Terhadap himbauan untuk segera membayar uang Penerima Bantuan Iuran (PBI) Pemprov Sumsel telah melakukan rekoniliasi data iuran dengan BPJS, dan diharapkan akan segera direlisasikan kepada pemerintah Kabupaten/Kota.

Kemudian mengenai harapan agar penambahan penyertaan modal untuk BUMD yang berinflikasi positif terhadap kondisi BUMR dapat kami jelaskan bahwa Pemprov Sumsel sesuai dengan PP Nomor 54 Tahun 2017 tentang BUMD, dalam pemberian penambahan penyertaan modal berdasarkan rencana bisnis BUMD dan kajian bisnis dari tenaga ahli yang membidangi sehingga penggunaan penyertaan moral lebih optimal dan dapat memberika kontribusi pada PAD Pemprov Sumsel.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Fraksi PDI Perjuangan atas apresiasi telah dikantiknya kepala sekolah SMA, SMK di lingkungan Provinsi Sumsel,” kata Mawardi.

Selanjutnya terkait penyelenggaraan FIFA World Cup U-20 di Provinsi Sumsel, sebagai tuan rumah Pemprov Sumsel bersama stakeholder telah mempersiapkan kepanitiaan, sarana dan prasarana, ketersediaan anggaran, dan waktu pelaksanaan serta berkoordinasi kepada Kementerian PUPR, PSSI, Asosiasi Provinsi Sumsel dan PT JSC serta pihak terkait.

Berikutnya terkait pertanyaan dari afraksi Partai Gerindra mengenai prioritas kegiatan  penghematan serta optimalisasi kegiatan dalam upaya mencapai sasaran dan target kegiatan yang hasilnya bermanfaat bagi masyarakat.

BP/IST
DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar rapat paripurna XVII dengan agenda penyampaian tanggapan Gubernur Sumsel atas pemandangan umum fraksi-fraksi atas Rancangan APBD Perubahan Provinsi Sumsel tahun anggaran (TA) 2020,  Senin (5/10) di Gedung DPRD Sumsel.

Dijelaskan bahwa sesuai dengan keputusan bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Keuangan tentang RI,  Percepatan Penyesuaian APBD Tahun 2020 dalam rangka penanganan Covid-19, serta pengamanan daya beli masyarakat dan perekonomian nasional. Harus dilakukan penghematan atau rasionalisasi belanja pegawai, belanja barang dan jasa serta belanja modal yang masih dimungkinkan untuk ditunda tahun berikutnya.

Berikutnya kepada Fraksi Partai Demokrat, Mawardi Yahya mengucapkan terimakasih atas apresiasi yang disampaikan kepada Pemprov Sumsel dalam proses pembahasan rancangan perubahan APBD dalam melakukan penambahan atau pengurangan program dan kegiatan serta pagu anggaran indikatif tanpa melakukan perubahan nota KUPA dan Nota Kesepakatan PPAS-P Tahun Anggaran 2020.

Sedangkan Wakil Ketua DPRD Sumsel, H Muchendi Mahzareki,SE mengatakan, jawaban  Wagub Sumsel tersebut secara tehnis akan bahas dalam  rapat-rapat  pembahasan komisi-komisi dengan instansi terkait dari tanggal  5 sampai 7 Oktober 2020 yang akan datang dan laporannya akan disampaikan rapat paripurna DPRD Sumsel Kamis (8/10) .#osk/adv

x

Jangan Lewatkan

Pencuri Tanaman Hias Ditangkap

Palembang, BP Pencuri tanaman hias Aglonema di kawasan Sako NB alias Tegar (14) berhasil ditangkap warga , kini tersangka di ...