Terkait Statement MAKI Sumbagsel, Syamsul Bahri: Wajar-wajar Saja Ada yang Pro dan Kontra

13

BP/IST
Koordinator Satuan Tugas (Satgas) Lawan Covid-19 DPRD Sumsel Dr Ir H Syamsul Bahri, MM

Palembang, BP–Statement Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) melalui deputi untuk Sumbagsel, Feri Kurniawan, yang ikut mempertanyakan “Anggaran perjalanan Dinas Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru untuk sewa helikopter dan pengawalan diambil dari pos anggaran mana?” dan terkait gaya hidup mewah Gubernur Sumsel H Herman Deru yang sering kali menggunakan helikopter saat kunjungan kerja. Selain itu tim pendahulu yaitu para kepala SKPD dan staf khusus beriringan hampir 30 mobil.

Ditanggapi salah satu partai pengusung Gubernur Sumsel yaitu Partai Nasdem. Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD Provinsi Sumsel, Syamsul Bahri, menilai kalau H Herman Deru bukan hanya Gubernur yang mengurusi masyarakat Palembang saja tapi juga masyarakat kabupaten lain di Sumsel, karena H Herman Deru adalah seorang Gubernur Sumsel.

Baca:  10 Kota/Kabupaten Di Sumsel Berpotensi Terjadinya Karhutla

Apalagi menurutnya aktivitas Gubernur Sumsel ini sangat sibuk, dan masyarakat berkeinginan Gubernur hadir di beberapa daerah, kalau naik mobil maka itu tidak terkejar dan di sisi lain komitmen dengan DPRD Sumsel, Gubernur Sumsel harus standby.

Karena itulah Gubernur Sumsel tidak ingin mengecewakan keinginan-keinginan masyarakat tersebut, sehingga akan melihat dan menampung semua aspirasi masyarakat, dengan begitu Gubernur akan action dengan memberikan satu saran, tanggapan dan masukan serta meminta tanggapan DPRD Sumsel.

Baca:  Sumiyati Gantikan Caleg Terpilih PDIP, Hasbullah Duduk di DPRD Sumsel

“Begitu luasnya, 91 ribu ha luasnya daerah kita ini, kalau beliau mau balik sini lagi, kalau pakai mobil lambat, apalagi kondisi pandemi seperti ini, ini jadi kendala beliau, sehingga beliau memanfaatkan fasilitas yang ada dan tidak masalah, kebetulan BNPB kita ada dua helikopter bisa dimanfaatkan , kalau tidak di pakai-pakai pasti mogok, kecuali pak Gubernur sewa helikopter,” katanya ketika ditemui usai rapat paripurna DPRD Sumsel, Senin (5/10).

Baca:  Silpa Tahun 2019 Besar, DPRD Sumsel Nilai Bukan Prestasi Tapi Pola Perencanaan Belanja Yang Tidak Tepat

Terkait statement MAKI Sumbagsel tersebut dia menilai wajar-wajar saja ada yang pro dan kontra.

“Sebab yang nak mau kemajuan itu ada yang senang dan ada yang tidak senang, wajar, tapi  kita harus  melihat realitas berpikir secara positif kedepan, berpikir positiflah,” kata anggota Komisi IV DPRD Sumsel ini dan sembari menambahkan semua anggaran yang dipergunakan gubernur untuk perjalanan dinas semuanya dipertanggungjawabkan dan memiliki laporan.#osk