Home / Headline / Penggunaan Dana Penanggulangan Pandemi Covid-19 Sumsel, Dianggarkan Rp203 Miliar, Baru Terealisasi Rp155 Miliar

Penggunaan Dana Penanggulangan Pandemi Covid-19 Sumsel, Dianggarkan Rp203 Miliar, Baru Terealisasi Rp155 Miliar

BP/IST
Wakil Gubernur (Wagub) Sumsel, H Mawardi Yahya

Palembang, BP

Dari total dana sebesar Rp203 miliar yang disiapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel)  untuk penanggulangan dampak pandemi Covid-19 baru terealisasi sebesar Rp155 miliar atau dengan persentase sebesar 75,9 persen.

Dana tersebut merupakan hasil dari realokasi dan refocusing anggaran dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Sumsel.

Wakil Gubernur (Wagub) Sumsel, H Mawardi Yahya pada rapat paripurna XVII DPRD Sumsel dalam penyampaian tanggapan gubernur atas pemandangan umum fraksi-fraksi atas Rancangan APBD Perubahan Provinsi Sumsel tahun anggaran 2020,  Senin (5/10).

Selain itu, pada rapat paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Sumsel, H Muchendi Mahzareki,SE ini juga kembali disampaikan saat ini Pemprov Sumsel fokus kepada penanggulangan kemiskinan dan pemerataan pembangunan dengan sistem padat karya.

“Untuk penggunaan dana pinjaman dari pemerintah pusat melalui program ekonomi nasional diprioritaskan pada kegiatan yang efektif dan efisien,” kata Mawardi.

Menanggapi pertanyaan Fraksi Gerindra soal teknis peminjaman dana PEN dan jangka waktunya, dijelaskan Wagub, peminjaman berlaku hingga tiga tahun anggaran dengan masa tenggang selama 12 tahun. Untuk pembayarannya dilakukan dengan cara pemotongan dana bantuan pusat, diantarnya Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK).

Terkait pertanyaan sejumlah fraksi yang menyoal pembebasan lahan proyek nasional yang selama ini menghambat pengerjaan fisik proyek, Mawardi menegaskan Pemprov Sumsel dan kabupaten/kota telah berkomitmen untuk menyukseskan setiap proyek strategis nasional yang di bangun.

Mengenai pertanyaan  Fraksi PDI-Perjuangan soal masih banyaknya jabatan pimpinan OPD yang berstatus pelaksana tugas (Plt), Mawardi menyebut sejak Mei yang lalu telah dilaksanakan tahapan seleksi dan diperkirakan akhir tahun ini akan dapat diselesaikan seluruhnya.

Soal kapan bantuan paket sembako untuk warga terdampak pandemi Covid-19 seperti yang dipertanyakan Fraksi Partai Demokrat, mantan Bupati Ogan Ilir (OI) ini menyebut akan disalurkan mulai minggu kedua dan keempat bulan ini juga.

Sedangkan Wakil Ketua DPRD Sumsel, H Muchendi Mahzareki,SE mengatakan, jawaban  Wagub Sumsel tersebut secara tehnis akan bahas dalam  rapat-rapat  pembahasan komisi-komisi dengan instansi terkait dari tanggal  5 sampai 7 Oktober 2020 yang akan datang dan laporannya akan disampaikan rapat paripurna DPRD Sumsel Kamis (8/10) .#osk

x

Jangan Lewatkan

Gubernur Sumsel : “ Jangan Sampai Kebudayaan dan Seni itu Stempelnya Duafa, Enggak Mau Aku!”

Palembang, BP Acara pembukaan Bulan Bahasa dan Sastra  Berbahas Untuk Indonesia Sehat, Kamis (29/10) di Bukit Seguntang, Palembang   dimana rencananya ...