Ultimate magazine theme for WordPress.
BI-26-27

Penanganan Covid-19 Jangan Berlebihan

Poto:
Wakil Koordinator Satgas Lawan Covid- 19 DPRD Sumsel Juanda Hanafiah

Palembang, BP

Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), Moeldoko, menyoroti isu kenakalan rumah sakit terhadap pasien meninggal selama pandemi Covid-19. Dia menilai harus ada tindakan serius agar isu yang menimbulkan keresahan pada masyarakat ini segera tertangani.

“Definisi ulang perlu dilihat kembali, tentang kematian. Jangan semua kematian itu selalu dikatakan Covid-19, karena Covid-19,” kata Moeldoko usai bertemu dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Kantor Gubernur Jateng, Kamis (1/10).

Menanggapi hal tersebut Wakil Ketua Komisi I DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) H  Juanda Hanafiah menilai yang menetukan positip atau negatip seseorang Covid-19 adalah  bukan pemerintah tapi pihak rumah sakit.

Baca:  Komisi IV DPRD Sumsel Sebut Fasilitas JSC Kurang Terawat

“ Tapi perlu diwaspadai, saya pikir diwaspadai tapi memang berlebihan juga tidak boleh , karena dampak dari informasi itu membuat masyarakat jadi bingung,” kata politisi PAN ini, Minggu (4/10).

Namun semua itu menurutnya lebih kearah tehnis , tehnis itu mestinya  yang bertanggungjawab itu pihak kesehatan dan memang untuk kasus covid-19  yang perlu diwaspadai disamping yang postip covid-19  juga yang belum keluar hasil swab.

Baca:  Komisi IV DPRD Sumsel Sebut Fasilitas JSC Kurang Terawat

“ Kalau belum keluar hasil swab gejala mengarah kesana  kalau tidak dilakukan secara prosedur covid-19 takutnya  barang itu covid sehingga menularkan  orang lain,” katanya.

Jadi memang menurutnya  semua pihak harusnya masing-masing sesuai prosedurnya.#osk

 

 

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...