DPRD Sumsel Minta di APBD Perubahan Tahun 2020 , Pemprov Harus Fokus Pada Penanganan Covid di Sumsel

10

BP/IST
Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumsel Mgs Syaiful Padli

Palembang, BP

Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel)  Mgs Syaiful Padli mengakui pihaknya telah menggelar rapat kerja  bersama mitra Komisi V DPRD Sumsel selama dua  hari berturut-turut  membahas Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Priorotas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Perubahan Sumsel Tahun 2020.

“Bahasan anggaran perubahan tahun ini lebih fokus kepada alokasi anggaran utk penanganan Covid di Sumsel baik dalam Sektor kesehatan ( APD, fasilitas rumah sakit sampai kepada insentif tenaga medis), sektor Ekonomi ( Dampak Ekonomi dan solusi dr pemerintah tmsk sektor pariwisata yg terdampak), sektor Sosial (Jaringan Pengaman Sosial),”katanya, ketika ditemui di DPRD Sumsel, Kamis (1/10).

Baca:  Covid-19 Sumsel 8 Oktober: Positif 6.614, Sembuh 4.937, Meninggal 367

Politisi PKS ini mengatakan, upaya yg dilakukan Pemerintah Daerah dalam penanganan Covid di Sumsel ini perlu dikawal tidak hanya oleh DPRD Sumsel tapi oleh seluruh masyarakat .

“Termasuk laporan yang kami terima dari beberapa masyarakat misalnya masih ada Puskesmas yang belum medapatkan alat pelindung diri dari pemerintah, atau insentif tenaga kesehatan yang pencairannya macet, belum lagi soal sembako yang tidak merata bahkan solusi untuk UMKM yang terdampak covid belum semuanya medapat perhatian Pemerintah,”katanya.

Baca:  DPRD Sumsel Minta Data PBI di Verifikasi Tiap Bulan

Sedangkan Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Syamsul Bahri mengatakan, APBD Perubahan tahun 2020 fokus Peminjaman dana sebesar Rp 539.851.548.950,- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) kepada pemerintah pusat melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebagai dampak pandemi Covid-19 ternyata ditelah setujui Pemerintah Pusat dan telah cair.

“Kembali lagi memang dananya tidak mencukupinya tapi mendekati mencukupi . Dana pinjaman tersebut akan diteruskan dan akan membayar anggaran yang  di recofusing untuk  bidang infrastruktur kemarin.,” katanya ketika ditemui di DPRD Sumsel, Kamis (1/10)

Baca:  DPRD Sumsel Minta PTS Ikut Lakukan Verifikasi Mahasiswa Terdampak Covid-19

Pembahasan APBD Perubahan 2020 ini menurutnya akan selesai cepat guna segera membahas APBD Induk tahun 2021.

Sedangkan Sekda Sumsel H Nasrun Umar memastikan pembahasan APBD Perubahan tahun 2020 selesai hari ini.

“ Yang pasti soal pinjaman akan masuk dalam APBD Perubahan ini,”katanya ketika ditemui di DPRD Sumsel, Kamis (1/10) .#osk