Home / Headline / BUMI ALUMNI, Wadah Potensi Wirausaha Alumni Unpad

BUMI ALUMNI, Wadah Potensi Wirausaha Alumni Unpad

Ferry Mursyidan Baldan

Jakarta, BP–Penggiat dan Pembina UMKM Ary Zulfikar (Inisiator UMKM Alumni Unpad/Direktur Eksekutif Hukum Lembaga Penjamin Simpanan/LPS), James Ibrahim, Ferry Mursyidan Baldan (Mantan Menteri ATR/Kepala BPN), Muharam Perbawamukti, Arie Budiman, dan Dewi Tenty tampak berseri-seri di pelataran terbuka Hotel Hilton Bandung, Sabtu (26/9).
Komunitas UMKM Alumni Unpad itu merealisasikan obsesi besar mereka mengembangkan eksistensi Komunitas UMKM Alumni Unpad ke arah lebih luas.
Di hadapan notaris Hilda Sophia Wiradiredja, mereka menandatangani Akte Pendirian Perkumpulan bernama BUMI ALUMNI.
Sebagaimana dibacakan Notaris Hilda Sophia, tercatat 7 nama pendiri Perkumpulan BUMI ALUMNI. James Ibrahim; Ary Zulfikar; Ferry Mursyidan Baldan, Dewi Tenty Septi Artiany; Arie Budiman; Engkus Kusnadi Anang; dan R. Muharam Perbawamukti.
Pengurus dan Pengawas Perkumpulan BUMI ALUMNI,Ary Zulfikar, (Ketua), Engkus Kusnadi Anang (Sekretaris I), Raja Syamsurizal (Sekretaris II), Dwi Purwati (Bendahara I), Sri Rossi Amalia SP (Bendahara II).
James Ibrahim didaulat sebagai Ketua Pengawas Perkumpulan BUMI ALUMNI, dibantu beberapa pengawas, masing-masing Ferry Mursyidan Baldan, Inda D Hasman,, Marni Emmy Mustafa, Muharam Perbawamukti, Eddy Damian, dan Arie Budiman.
Kepada wartawan Ary Zulfikar, mengatakan sekelumit tentang latar belakang dan tujuan pendirian Perkumpulan BUMI ALUMNI dibentuk untuk menampung aspirasi dari alumni Unpad yang menjadi pelaku wirausaha, yang lazim dikenal dengan UMKM. Kelahiran Perkumpulan Bumi alumni kata Azu, berkaitan dengan kontestasi Ketua IKA UNPAD. Namun, selepas kontestasi IKA UNPAD tersebut, ternyata animo alumni Unpad pelaku UMKM ini untuk membentuknya jejaring penguatan UMKM Alumni Unpad masih demikian kuat.
Di satu sisi, Komunitas UMKM Alumni Unpad sudah membangun platform digital maupun offline. Di lain sisi, banyak kerja sama dengan beberapa pihak, baik itu dari kementerian maupun beberapa pelaku usaha besar, yang meminta berkolaborasi dengan Komunitas UMKM Alumni Unpad.
Ketika beraudiensi dengan KADIN Kota Bandung, Azu menyebut pihaknya mendapat tawaran beberapa kerja sama dalam konteks memperkuat bisnis pelaku UMKM Alumni Unpad. Ketua KADIN Kota Bandung Iwa Gartiwa menyampaikan kepada Ary bahwa pihak KADIN siap membantu dalam pemasaran produk-produk pelaku UMKM Alumni Unpad untuk tujuan pasar ekspor.
“Bertolak dari fakta itu lah, kami memandang perlu untuk membentuk satu badan hukum karena salah satu program kita, selain membantu pelaku UMKM Alumni Unpad dalam aspek permodalan, adalah membantu memperluas akses pemasaran pelaku UMKM Alumni Unpad. Pemasaran yang tidak hanya lokal atau domestik, melainkan pasar internasional,” tutur Azu
Secara produk, Ary mengklaim potensi bagi produk-produk UMKM Alumni Unpad untuk bisa diterima pasar ekspor sangat besar seperti produk frozen food, dan fashion.
Yang perlu intensif dilakukan adalah pembinaan dan pelatihan untuk menjamin kesinambungan produk pelaku UMKM bersangkutan. KADIN Bandung juga siap membantu dalam aspek pembinaan dan pelatihan.
“Nah, agar lebih tersistematis program pembinaan dan pelatihan tersebut, 750 pelaku UMKM Alumni Unpad itu akan bergabung dengan Perkumpulan BUMI ALUMNI. Itu yang menjadi dasar pemikiran perlunya dibentuk Perkumpulan BUMI ALUMNI ini.”katanya.
Jadi Perkumpulan BUMI ALUMNI dibentuk untuk menampung pelaku UMKM dan mungkin juga pelaku usaha non-UMKM pada prinsipnya. Untuk dipahami, pelaku UMKM tidak hanya bicara produk, tetapi juga jasa. Tujuan Perkumpulan ini untuk membangun penguatan jejaring di antara alumni Unpad yang berwirausaha dan menjalin silaturahmi sesama alumni Unpad.
Dalam audiensi dengan KADIN Bandung, Ary menyampaikan, pihaknya akan memperluas klaster pelaku bisnis, tidak hanya alumni Unpad tetapi akan mengakomodir klaster pelaku bisnis dari alumni beberapa perguruan tinggi lain.
Tujuannya sama, mendorong pelaku UMKM berbasis alumni bisa naik kelas. Sehingga dapat bersaing tidak hanya di regionalnya, tapi juga di luar regionalnya.
Misalnya pelaku UMKM yang berdomisili usaha di kota Bandung ke depan bisa menembus pasar di luar Bandung, bahkan ke pasar ekspor. Selama ini UMKM bergerak tergantung lokasi di mana dia melakukan kegiatan usaha.
“Melalui Perkumpulan Bumi Alumni ini, kami terobsesi agar usaha para pelaku UMKM Alumni Unpad bisa berekspansi dengan merambah pasar luar, dengan memberikan pembinaan dan pelatihan,” tandas Ary Zulfikar.#duk

x

Jangan Lewatkan

11 Penambang Batubara di Muaraenim Tewas Tertimbun  Longsor

Palembang, BP 11 orang pekerja tambang batu bara rakyat di Desa Tanjung Lalang Kecamatan Tanjung Agung Kabupaten Muara Enim, Sumsel, ...