BKB Di Revitalisasi TNI, DPRD Sumsel Nilai Wajar, Karena TNI Berpikir Untuk Kepentingan Rakyat

16

BP/IST
Koordinator Satuan Tugas (Satgas) Lawan Covid-19 DPRD Sumsel Dr Ir H Syamsul Bahri, MM

Palembang, BP

Ide Sultan Palembang Darussalam,  Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV Jaya Wikrama R.M.Fauwaz Diradja,S.H.M.Kn yang resmi melayangkan surat kepada Menteri Pertahanan (Menhan) Republik Indonesia (RI) H Prabowo Subianto dan sejumlah Kementrian  agar Benteng Kuto Besak (BKB) dapat di revitalisasi oleh pihak Kemenhan RI, Rabu (30/9) lalu ditanggapi positip dan didukung oleh pihak DPRD Sumsel.

Baca:  Kapolda Sumsel Raih Penghargaan Presiden Bentuk Kampung Tangkal Covid-19

Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Syamsul Bahri menilai wajar kalau ada desakan sejumlah pihak kalau TNI yang akan mengelola Benteng Kuto Besak (BKB) kedepan dengan membuka akses bagi masyarakat bisa masuk dalam BKB.

“ Berpikir TNI berpikirnya untuk  kepentingan masyarakat,” katanya ketika di temui di DPRD Sumsel, Kamis (1/10).

Baca:  DPRD Sumsel Bertukar Informasi Dengan Lampung Terkait Percepatan Perbaikan Ekonomi Masa New Normal

Namun jika BKB mau diambil alih oleh Pemprov Sumsel atau Pemkot Palembang menurut politisi partai Nasdem ini menilai tentu sangat berat karena berkaitan dengan anggaran.

“Sebenarnya kota harus berterima kasih karena pembiayaan  itu semuanya masuk di TNI, wajar menurut aku, silahkan saja TNI mengelola BKB,” katanya.

Apalagi menurutnya menyangkut aset negara seperti BKB, jika TNI bisa mengelola BKB menurutnya wajar dan dipersilahkan saja.

Baca:  DPRD Sumsel Ingin Terintegrasi Dengan Sistim Command Center

“ Yang penting semuanya untuk rakyat, menurut saya begitu,” katanya.#osk